nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mbah Mijan Ingin Ruwat Tol Cipularang agar Tak Ada Lagi Korban Jiwa

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 23:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 19 612 2107014 mbah-mijan-ingin-ruwat-tol-cipularang-agar-tak-ada-lagi-korban-jiwa-uOwpnK5iRd.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PIHAK Kepoisian akhirnya menetapkan seorang tersangka baru dalam insiden kecelakaan maut di Tol Cipularang yang menewaskan delapan orang. Polisi menetapkan manajer perusahaan truk berinisial HG alias Mingming sebagai tersangka.

Memang, Tol Cipularang di kilometer 90-97 kerap memakan korban jiwa. Terlebih dengan kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan belum lama ini. Hal itu membuat Pakar Spiritual, Mbah Mijan ingin meruwat jalan tol yang terkenal angker tersebut.

Seperti diketahui medan Tol Cipularang di kilometer 90-97 terdiri dari tikungan yang cukup tajam dan menurun sehingga menjadi daerah rawan kecelakaan. Tak hanya letak geografisnya saja, faktor mistis juga kerap menyelimuti jalan tol tersebut.ak hanya letak geografisnya saja, faktor mistis juga kerap menyelimuti jalan tol tersebut.

Gunung Hejo yang terletak di dekat jalan tol ditengarai sebagai salah satu penyebab lain terjadinya kecelakaan di tempat tersebut. Beberapa sumber mengatakan pihak developer telah melanggar kesepakatan dengan para masyarakat yang berada di sekitar jalan tol tersebut.

“KALAU DIIJINKAN, SAYA AKAN MERUWAT JALAN TOL CIPULARANG. Hari ini saya mendengar kecelakaan beruntun terjadi lagi di Tol Cipularang KM 92 dan alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” tulis Mbah Mijan dalam akun Twitter-nya @mbah_mijan.

Keputusan pakar spiritual kondang ini untuk meruwat jalan tol tersebut didasari oleh hasil penerawangannya belum lama ini. Mbah Mijan penasaran dan berniat untuk menghentikan mata rantai penyebab terjadinya kecelakaan berdasarkan kode-kode yang telah ditemukannya.

“Terpaksa saya serius menerawang yang akhirnya menemukan kode-kode rahasia. Harus dihentikan!!!,” lanjut Mbah Mijan.

Lebih lanjut, Mbah Mijan mengatakan bahwa penunggu Tol Cipularang tersebut terusik. Hal ini disebabkan oleh ritual sumpah Qur’an yang berhubungan dengan kerajaan ghaib Gunung Hejo.

“Sejak "Beringin Purwakarta" sumpah Qur'an, sejak itu pula yang MBAU REKSO Cipularang terusik. Menurut saya, dukungan politik cukup dengan cara yang wajar, jangan main sumpah qur'an, gak elok. Mereka yang main sumpah tidak tahu, kerajaan ghaib Gunung Hejo sedang hajatan,” tuntasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, Senin 2 September 2019 siang, kabar duka menyeruak dari Jalan Tol Cipularang. Sedikitnya delapan orang meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan dari arah Bandung ke Jakarta itu.

Lokasi kejadian tepatnya berada di Kilometer 91+400 yang secara teritorial masuk wilayah Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini