nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sederet Hal Tabu di Pulau Komodo, Jangan Sampai Malah Jadi Buruan!

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 16:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 20 406 2107338 sederet-hal-tabu-di-pulau-komodo-jangan-sampai-malah-jadi-buruan-VJpX053uCA.jpg Pulau Komodo. (Foto: Okezone)

KABAR bahwa Pulau Komodo akan ditutup nyatanya tidak terjadi, setelah Menteri Pariwisata Arief Yahya memastikan masyarakat di kawasan ini tidak akan dipindah.

Memang, jika Anda punya kesempatan main ke Labuan Bajo, tidak lengkap rasanya jika belum berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Di sini, Anda bisa menikmati banyak antara lain pulau Komodo, Rinca, dan Padar serta beberapa pulau kecil lainnya.

Memiliki luas kawasan hingga 173.000 hektar, Anda dapat menikmati wisata alam baik di daratan hingga laut. Sebab wilayah daratan mayoritas savana dengan luas 58.156 ha dan perairan 115.153 ha.

Khusus Pulau Komodo, destinasi ini sangat menarik karena memacu adrenalin dengan melihat langsung pergerakan hewan raksasa, komodo di alam liar.

namun sebelum kalian pergi ke Pulau Komodo, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan.

Wisatawan akan tracking untuk bisa ketemu reptil purba ini, namun sebelum kalian pergi ke Pulau Komodo, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan.

Pawang Komodo Dedi mengatakan, karena lokasi di alam liar hewan-hewan di sini sangat sensitif. Wisatawan yang ke sini wajib untuk jaga volume suara dan pergerakan.

"Hewan ini sensitif terhadap pergerakan yang tiba-tiba, jadi jangan mengayunkan barang apapun. Misal nanti ketemu komodo jangan pernah mengayunkan barang karena itu seperti memprovokasi komodo untuk menyerang," ujarnya.

Sejumlah larangan yang tidak boleh dilakukan selama berkunjung ke pulau komodo.

Kemudian, karena alam liar, selain komodo banyak hewan lain seperti kerbau, babi, rusa, burung hingga ular. Untuk itu, penting untuk wisatawan memperhatikan sekira saat melakukan tracking. "Di sini alam liar semua tidak bisa diprediksi. Jadi kadang mau lihat komodo, ketemunya ular atau hewan lainnya," ujarnya.

Di samping itu, wisatawan tidak boleh merokok dan dilarang buang sampah di area Taman Nasional Komodo. Dan terpenting adalah dilarang berisik. "Jangan berisik karena ini taman liar untuk menjaga ketenangan. Jadi itu poin untuk jalan ke Komodo," ujarnya.

Jangan berisik karena ini taman liar untuk menjaga ketenangan. Jadi itu poin untuk jalan ke Komodo

Memang, sebelumnya timbul wacana jika pemerintah Nusa Tenggara Timur akan menutup pulau Komodo untuk kunjungan wisata. Alasannya untuk pengembangbiakan hewan ini.

Sayangnya, rencana ini pun banyak menimbulkan pro kontra di masyarakat. Hingga akhirnya dibentuk tim terpadu dibawa kendali kementerian LHK, untuk mengadvokasi kebijakan yang ada di pulau Komodo.

Sayangnya, rencana ini pun banyak menimbulkan pro kontra di masyarakat.

Otoritas taman nasional yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut saat ini tidak ada darurat populasi maupun ancaman lingkungan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini