nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembalikan Wisatawan Pasca-Tsunami, Tanjung Lesung Kombinasikan Badak dengan Triathlon

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 20:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 20 406 2107438 kembalikan-wisatawan-pasca-tsunami-tanjung-lesung-kombinasikan-badak-dengan-triathlon-Fc9FJm5Wpn.png Tanjung Lesung. (Foto: Instagram)

BANTEN memang menyimpan banyak keindahan alam yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Letaknya di sisi paling barat Pulau Jawa, menyuguhkan barisan pantai yang sangat indah. Banten pun semakin spesial karena menjadi habitat badak cula satu.

Pariwisata Banten pun sempat mati suri, setelah diterjang Tsunami pada akhir 2018 silam. Ombak besar yang meluluh lantahkan Tanjung Lesung dan beberapa daerah di sekitarnya, membuat wisatawan takut mengunjungi tempat tersebut.

Setelah dinyatakan aman, kini wilayah Banten dan Selat Sunda para wisatawan pun dapat bebas berlibur tanpa memikirkan risiko keselamatan. Nah, guna menarik wisatawan datang ke kawasan ini, terdapat event tahunan yang diselenggarakan di Banten.

guna menarik wisatawan datang ke kawasan ini, terdapat event tahunan yang diselenggarakan di Banten.

Berlangsung di Tanjung Lesung mulai dari 27-29 September 2019, yang akan menampilkan sport adventure dipadukan dengan kearifan lokal. Acara ini pun diselaraskan dengan hari badak sedunia yang jatuh pada 22 September 2019.

Acara ini merupakan triathlon lintas alam (Cross Triathlon) pertama di Indonesia, yang menggabungkan antara berenang, balap sepeda dan lari melintasi keindahan alam Tanjung Lesung.

Balap sepeda ini akan melintasi beberapa wilayah sekitar bibir pantai, kebun sawit, kebun cokelat. Tidak hanya untuk event olahraga, perlintasan ini pun menawarkan pemandangan yang cukup mempesona.

Peserta juga bakal melewati depan pemukiman warga, dengan rute lebih panjang dan tidak ada looping atau satu kali putaran saja.

Kepala Dinas Pariwisata Banten, Eneng Nurcahyati, mengatakan para pengunjung yang tidak ikut berkompetisi bisa mengikuti Rhino Trips, dan mengunjungi beberapa spot menarik. Selain itu, masih banyak lagi aktivitas yang bisa dilakukan oleh para pengunjung.

 Selain itu, ada Rhino Camp, Rhino Bazzar dan masih banyak lainnya

"Ada Rhino Edutaiment tentang bagaimana cara mengelola lingkungan hidup, mengelola badak, dan terkait dengan konsumsi pangan serta ikan. Selain itu, ada Rhino Camp, Rhino Bazzar dan masih banyak lainnya," tutur Eneng, dalam Launching Rhino X Triathlon.

Bagi para pengunjung yang ingin melihat langsung habitat badak cula satu yang nyaris punah, bisa berkunjung langsung ke Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). TNUK merupakan satu-satunya tempat yang menjadi habitat bagi para badak cula di dunia.

"Ada juga kunjungan ke Ujung Kulon (TNUK). Kami menyediakan kapal bagi para peserta yang ingin mengunjungi Ujung Kulon untuk melihat badak secara langsung," tutup Eneng.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini