nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siap-Siap! Festival Pesona Bahari Raja Ampat Digelar Oktober 2019

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 19:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 20 406 2107439 siap-siap-festival-pesona-bahari-raja-ampat-digelar-oktober-2019-rRoTwenbWa.jpg Pulau Wayag di Raja Ampat (Foto: Andrew Chan/Okezone)

Festival Pesona Bahari Raja Ampat akan digelar bulan depan. Bersama dengan Festival Seni Budaya Papua Barat, acara ini merupakan dua festival unggulan Papua Barat yang masuk dalam 100 Wonderful Event Nasional.

Festival Seni Budaya Papua Barat akan digelar lebih dulu di Manokwari pada 7-11 Oktober 2019. Sedangkan Festival Pesona Bahari Raja Ampat akan digelar pada 18-22 Oktober 2019 di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC).

 Kepulauan

"Festival Seni Budaya Papua Barat tahun ini masuk dalam 100 Calender of Event Wonderful Indonesia, sehingga Papua Barat kini memiliki dua event pariwisata tingkat nasional," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Peluncuran Calender of Event Papua Barat 2019 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta baru-baru ini.

Festival Seni Budaya Papua Barat memasuki tahun keenam digelar. Tahun ini, festival ini akan menggelar berbagai lomba tari kreasi baru, lomba musik tradisional, lomba folksong, body painting, hingga lomba membuat kuliner khas Papua Barat.

Sementara itu, Festival Pesona Bahari Raja Ampat tahun ini akan mengusung tema 'Exotic Raja Ampat, From Ridge to Reef'. Festival ini akan menampilkan berbagai kegiatan, beberapa di antaranya mengenal lebih dekat flora dan fauna Raja Ampat, kegiatan olahraga air seperti snorkelin, diving, hingga island hopping ke Pulau Pianemo dan Kepulauan Fam.

Wakil Gubernur Papua Barat, M. Lakotani berharap, kedua festival tersebut dapat menarik kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara lebih banyak lagi ke Papua Barat.

 Wisata laut

"Potensi daya tarik yang kami miliki adalah sumber daya kelautan dan pariwisata yang sangat tinggi nilainya. Raja Ampat mewakili 75 persen terumbu karang terbaik di dunia," ungkap M. Lakotani.

Ia melanjutkan, 10 tahun lalu, Papua Barat hanya dikunjungi oleh para peneliti. Tapi seiring meningkatnya pariwisata di Papua Barat, kunjungan wisatawan terus meningkat.

Pada 2016, total kunjungan wisatawan ke Papua Barat mencapai 17.680. Angka itu meningkat drastis pada 2018 saat kunjungan wisatawan mencapai 43.910, terdiri dari 23.099 wisman dan 20.811 wisnus.

M. Lakotani juga memastikan bahwa kondisi Papua Barat kini telah kondusif untuk wisatawan pasca kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Saya bisa pastikan Papua Barat sudah kondusif dan aman untuk tujuan apapun. Mau bisnis atau melancong, kami pastikan jaminan keamanan," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini