Perempuan Usia 40 Tahun ke Atas, Berisiko Menderita Aneurisma Otak

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 24 September 2019 23:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 24 481 2108899 perempuan-usia-40-tahun-ke-atas-berisiko-menderita-aneurisma-otak-yLCIHJNxXY.jpg Perempuan lebih berisiko terkena aneurisma otak (Foto: Womanatwork)

ANEURISMA adalah kelainan pembuluh darah otak yang dikenal dengan sebutan pembunuh tak bersuara, alias silent killer. Perempuan dengan rentang usia 40 tahun ke atas, ternyata lebih berisiko.

Perempuan yang menderita aneurisma otak biasanya dapat terdeteksi jika mengalami sederet gejala. Mulailah berhati-hati dan sebaiknya segera memeriksakan diri, jika kerap mengalami rasa sakit kepala berulang di tempat yang sama diiringi dengan rasa berdenyut, baal atau kesemutan di satu sisi tubuh yang terkadang hilang timbul.

Sakit kepala

Sebab inilah yang diketahui sebagai sederet gejala saat pembuluh darah otak belum pecah. Gejala-gejala yang disebutkan di atas apabila tidak diketahui sedari dini, sewaktu-waktu bisa memicu pendarahan otak, stroke, koma, hingga kematian.

Fakta lainnya tentang aneurisma otak ini, ternyata perempuan lebih berisiko aneurisma otak ketimbang laki-laki. Kenapa demikian? Apa faktor yang memengaruhinya?

Sebagaimana dijelaskan oleh dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. BS, Ph. D, dokter spesialis bedah saraf dari RS Pondok Indah, hal ini berpengaruh sehubungan dengan kuantitas hormon estrogen pada tubuh perempuan yang dibarengi dengan faktor usia.

“Wanita itu punya hormon estrogen yang diyakini bisa melindungi pembuluh darah. Nah, kadar hormon ini ketika di atas usia 40 tahun menurun, sehingga proteksi atau perlindungan terhadap pembuluh darah itu menurun,” tutur dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. BS, Ph. D, saat ditemui Okezone, Selasa (24/9/2019) di Jakarta Selatan.

 Sakit kepala

Jika dibandingkan dengan kaum wanita, tingkat rentan terkena aneurisma otak ini terhadap jaum pria lebih jarang seperti ditambahkan dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. BS, Ph. D, salah satunya karena tubuh kaum pria sudah dari awal terbiasa.

“Pria dari awal sudah menyesuaikan, istilahnya tubuhnya sudah terbiasa. Atau mungkin ada mekanisme lain yang melindungi, nah ini memang belum ada studinya,” imbuh dr. Mardjono Tjahjadi, Sp. BS, Ph. D.

Tetapi patut dicatat, faktor soal jumlah hormon dan juga titik usia ini bukanlah faktor utama mengapa wanita di atas usia 40 tahun lebih sering mengalami aneurisma otak. Gaya hidup yang buruk seperti merokok juga disebutkan sebagai salah satu faktor penunjang lain, sebab kebiasaan merokok bisa merusak dinding pembuluh darah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini