nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngemil Kacang Bantu Kontrol Gula Darah, Camilan Sehat Pengidap Diabetes

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 13:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 25 481 2109120 ngemil-kacang-bantu-kontrol-gula-darah-camilan-sehat-pengidap-diabetes-682aHpzKGI.jpg Ngemil kacang bantu kontrol gula darah (Foto : Lifetime Daily)

Sebuah penelitian baru menyatakan, kacang dapat mengurangi risiko kematian penderita diabetes hingga 34 persen. Jadi, kalau Anda suka, pilihlah kacang sebagai camilan sehat!

Penderita diabetes harus menjalani diet rendah gula. Tetapi, kini penelitian baru juga mengatakan bahwa tidak hanya makanan rendah gula, pilihan rendah sodim juga membantu mengelola diabetes dengan baik. Dalam hal ini, kacang-kacangan bisa menjadi pilihan yang sangat baik.

Mengonsumsi kacang bantu mengontrol gula darah

Dikutip Okezone dari Thehealthsite, menurut penelitian Jurnal Circulation Research, makan setidaknya 5 porsi kacang (satu porsi kacang-kacang biasanya sekira 2,5 sendok makan atau 25 gr) setiap minggu dapat berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung pada penderita diabetes. Penelitian itu juga mencatat, konsumsi kacang membantu penderita diabetes mengurangi risiko kematian sebesar 34 persen.

Kacang almond

kacang almond

Menurut sebuah penelitian Metabolism: Clinical and Experimental, menambahkan almond dalam diet harian berpotensi menurunkan kadar gula darah dan mengurangi risiko penyakit jantung bagi pengidap diabetes. Jadi, pilihlah kacang almond sebagai camilan sehat setiap hari.

Kacang kenari

Kacang kenari

Mengonsumsi kenari setiap hari dapat membantu meningkatkan rasio kolesterol baik HDL terhadap kolesterol jahat LDL. Hal ini membantu mencegah penyakit kardiovaskular yang berhubungan dengan diabetes.

Kacang mete

Kacang Mete

Menurut sebuah penelitian dalam The Journal of Nutrition and Disease, kacang mete dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat LDL dalam tubuh. Selain itu, kacang mete ditemukan tidak memiliki efek berbahaya pada glukosa darah dan berat badan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini