nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Program yang Diharapkan Mampu Atasi Sampah Plastik di Bali

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 10:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 25 612 2109043 5-program-yang-diharapkan-mampu-atasi-sampah-plastik-di-bali-flVeFAvVbE.jpg Ilustrasi buang sampah pada tempatnya (Foto : Boldsky)

Setelah sukses diterapkan di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, program STOP kini diberlakukan di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Hal ini berupaya untuk mencegah bocornya sampah plastik menuju laut.

Seperti diketahui Bali menyumbang 33 ribu ton sampah plastik per tahunnya yang bocor ke laut. Sekira 2.700 ton sampah plastik tersebut diperkirakan berasal dari Kabupaten Jembrana yang berlokasi di pantai barat laut Bali.

Tentunya hal ini sangat disayangkan, mengingat sektor pariwisata Bali sangat tergantung dengan kondisi laut yang Indah. Alhasil Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana bekerjasama dengan Alliance to End Plastic Waste (AEPW) sepakat menggalakkan program STOP.

sampah di bali

Program STOP akan memberikan dukungan kepada kota-kota untuk mencapai target nol kebocoran sampah ke lingkungan. Selain itu, program ini untuk mengurangi dampak buruk dengan pengelolaan sampah plastik yang baik.

Program ini pun mendapat sambutan positif dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana, I Wayan Sudiarta. Ia berharap dengan adanya program STOP bisa membantu untuk mengubah kebiasaan masyarakatnya yang suka membuang sampah sembarangan.

botol dibuang

“Saya senang dan berterima kasih dengan adanya program STOP. Semoga program ini dapat mengedukasi dan mengubah prilaku masyarakat dalam memilah dan membuang sampah pada tempatnya,” tutur Wayan, saat diwawancarai Okezone, beberapa waktu lalu.

Tentunya program STOP ini tidak hanya diterapkan di Kabupaten Jembrana. Namun bisa juga diterapkan di Jakarta sebagai salah satu daerah dengan tingkat kesadaran masyarakat yang minim akan sampah. Adapun beberapa kegiatan yang dilakukan program STOP dalam menanggulangi kebocoran sampah plastik terdiri dari lima hal penting.

sampah jangan

1. Melakukan studi diagnostik yang bertujuan untuk memahami bagaimana dan mengapa sampah plastik masuk ke dalam lingkungan serta merancang sistem baru yang dibuat khusus untuk memberantas sampah.

2. Membangun dan menyediakan peralatan agar dapat meningkatkan upaya pengumpulan dan pemilahan sampah.

3. Mempekerjakan tenaga kerja lokal dengan upah yang layak dan kondisi kerja yang baik untuk mengelola sampaj serta menjadi staf pekerja dari sistem pengelolaan sampah yang baru.

4. Bekerjasama dengan organisasi lokal untuk mendorong perubahan perilaku di tingkat masyarakat melalui berbagai program penyadaran dan edukasi. Diharapkan akan lebih banyak orang yang memanfaatkan sistem pembuangan sampah secara optimal.

5. Membersihkan pantai dan sungai dengan berkonsultasi kepada pemerintah daerah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini