nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ilmuwan Temukan Hewan Aneh di Antartika, Ada 3.500 Meter di Bawah ES!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 11:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 25 612 2109093 ilmuwan-temukan-hewan-aneh-di-antartika-ada-3-500-di-bawah-es-wbRHusxIOu.jpg Antartika. (Foto: VT)

PARA ilmuwan yang bekerja di Antartika telah menemukan seekor makhluk aneh yang belum pernah terlihat sebelumnya. Diperkirakan hewan tersebut berada 3.500 meter di bawah es.

Beberapa ilmuwan memang tengah melakukan ekspedisi di Antartika selama 50 hari, untuk mempelajari lebih lanjut tentang dasar lautnya pada awal tahun ini. Tapi tampaknya usaha dan kerja keras mereka tidak sia-sia.

Para ilmuwan itu berbagi video ekspedisi mereka di Youtube dalam sebuah film dokumenter berjudul, “The Secrets of Antartica”. Video ini mengungkapkan semua penemuan yang mereka dapatkan sejauh ini.

"Setelah badai es, peralatan yang rusak, dan air laut yang besar selama hampir dua bulan, tim bersiap untuk penugasan yang paling tinggi dari semuanya. Mereka akan menggali sedalam 3.500 meter ke dataran abyssal yang dalamnya hampir setinggi Pegunungan Alpen Swiss,” tutur seorang juru bicara Ilmuwan, melansir dari VT.

Video ini mengungkapkan semua penemuan yang mereka dapatkan sejauh ini.

Para ilmuwan diprediksi akan menghadapi 300 kali lebih banyak tekanan, daripada yang dialami manusia normal setiap hari. Ini tentunya akan menjadi sebuah tantangan berat yang tidak mudah dilalui.

"Tiba-tiba dataran abyssal itu menampakkan dirinya, tampak bergelombang seperti permukaan Mars. Tetapi, tidak ada yang pernah menyaksikan kehidupan di Antartika,” lanjutnya.

Tapi, perjalanan merekamnampaknya tidak sia-sia, setelah sebuah makhluk yang tidak biasa ditemukan di Antartika. Awalnya, hewan ini ditemukan oleh para ilmuan yang putus asa memeriksa adanya kehidupan di tempat ini. Para ilmuwan meletakkan jaring ikan dalam sebuah lubang dan menemukan makhluk aneh itu.

Tim mengambil kesempatan untuk menjaring bagian bawah, setelah memasang lebih dari 5.000 kabel ke laut. Perangkap akhirnya diletakan pada pukul 02:00 pagi waktu setempat dan diangkat setelah enam jam menunggu. Dari hasil eksperimen tim mendapat hadiah 12 ember lumpur dan satu ekor ikan.

Tak lama kemudian seorang ilmuwan, Dr. Kareen Schnabel menemukan spesimen yang lebih aneh lagi. Doktor Schnalbel yang merupakan seorang ahli biologi kelautan di Institut Nasional Penelitian Air dan Atmosfer di Selandia Baru, mengaku menemukan seekor hewan mirip dengan kuda nil yang belum pernah terlihat sebelumnya.

"Ada sesuatu yang sangat menarik di bagian depan yang mirip dengan kuda nil. Kami tidak tahu berapa banyak di bawah sana, kami tidak tahu seberapa umum hewan ini. Tapi saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini