nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berapa Lama Jarak Ideal untuk Hamil Lagi Usai Melahirkan?

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 23:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 27 196 2110306 berapa-lama-jarak-ideal-untuk-hamil-lagi-usai-melahirkan-eGfok4eBBs.jpg Jarak ideal ibu hamil (Foto: USG)

MASIH banyak yang belum tahu tentang jarak kehamilan yang ideal usai melahirkan. Hal tersebut perlu diperhatikan karena dapat memberi dampak untuk kesehatan ibu hamil dan janin.

Tahukah kalian, pemerintah melalui BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) telah menetapkan jarak usia ideal ibu hamil antara satu anak dengan anak berikutnya, seperti disebutkan Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K).

 Ibu hamil

“Jarak usia dari anak pertama ke anak selanjutnya, itu idealnya minimal tiga tahun. Sedangkan jarak maksimal itu empat hingga lima tahun. Kalau sampai kejauhan, misalnya jaraknya delapan tahun itu juga terlalu jauh, persalinannya nanti sedikit lebih sulit, “ ujar Hasto kala dijumpai Okezone, Jumat (27/9/2019) dalam “Peninjauan Kampung KB,” di Desa Manubura, Nele, Maumere, NTT. Klik halaman selanjutnya untuk info seputar ibu hamil yang lebih lengkap.

Jarak ideal antara satu anak dengan anak selanjutnya, yang ditetapkan tiga tahun ini bukanlah tanpa sebab. Ditinjau dari segi kesehatan, dituturkan oleh Dwi Listyawardani, selaku Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, jarak kelahiran antara anak itu jadi salah satu faktor yang menentukan kualitas anak.

 Ibu hamil

“Anak dengan gizi buruk itu dipengaruhi kelahiran, karena penelitian menujukkan, jarak kelahiran sangat menentukan kualitas anak. Ada kaitannya dengan neurodevelopment, syaraf otak dan kesehatan mental,” jelas Dani.

Tidak hanya soal syaraf otak, hingga kesehatan mental anak. Jarak usia anak ini pun di waktu yang sama juga sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan rahim sang ibu.

 Ibu hamil

“Korelasinya itu kualitas, ibarat menanam tanaman, kalau tidak dikasih jarak tanam, tidak diistirahatkan, tentu hasilnya buruk, tidak sebagus yang pertama. Rahim perempuan harus diistirahatkan dulu, dipulihkan seperti sedia kala, sampai siap untuk hamil lagi. Kalau hamil lagi, itu berisiko terjadi stunting. Minimal 3 tahun, ini kalau di Islam juga ada di Al-Quran, hitungannya anjuran menyusui dua tahun, kalau dua tahun itu tidak hamil sama sekali. Setelah itu kan tidak langsung jadi juga untuk prosesnya hamil, tambah setahun lagi, pas kan tiga tahun,” tutup Dani.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini