nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Pusat Turis Mendarat, Labuan Bajo Perlu Banyak Berbenah

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 21:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 27 406 2110279 jadi-pusat-turis-mendarat-labuan-bajo-perlu-banyak-berbenah-gx6yPMV5Xq.jpg Labuan Bajo. (Foto: Okezone)

PEMERINTAH serius menjadikan kawasan Labuan Bajo menjadi objek wisata kelas premium. Terlebih Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) kerap meninjau langsung kawasan ini.

Selain Pulau Rinca atau Pulau Komodo, banyak objek wisata yang tengah dikembangkan. Dukungan akses infrastruktur pun harus memanjakan wisatawan yang liburan ke Labuan Bajo.

Stakeholder kementerian pun diminta saling bekerja sama, demi menaikkan kualitas objek wisata Labuan Bajo. Tak hanya Kementerian Pariwisata, melainkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikut andil dalam membangun infrastruktur.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hadi Sucahyono, mengatakan bahwa untuk menindaklanjuti arahan presiden waktu berkunjung ke Labuan Bajo, banyak objek wisata yang harus ditata ulang. Dari mulai Pelabuhan Labuan Bajo hingga Puncak Waringin yang tengah naik daun.

Dari mulai Pelabuhan Labuan Bajo hingga Puncak Waringin yang tengah naik daun.

"Labuan Bajo pusatnya turis mendarat. Ada bandara, berarti harus banyak yang dikembangkan. Kalau ke pulau-pulau itu limited, apalagi Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, menjadi potensi pariwisata," ujar Hadi di Puncak Waringin, Manggarai Barat, Labuan Bajo.

Dia menambahkan, saat ini pemerintah tengah membangun banyak fasilitas, khususnya infrastruktur. Misalnya saja pedestrian yang ramah wisatawan, dengan segala fasilitas lain yang ditawarkan.

Di pedestrian yang dibangun, wisatawan bisa jalan kaki dengan nyaman, jogging track, serta adanya ruang terbuka hijau. Yang jelas pedestrian tersebut harus aman buat wisatawan.

Misalnya, sambung Hadi, di Pulau Rinca bakal dibangun dermaga baru. Serta diperbaiki jalan setapaknya. Kita utamakan jalan setapak tetap alami saja, yang mana wisatawan bisa treking langsung.

"Sekarang Pulau Rinca paling populer. Maka dermaganya kita bagusin. Presiden juga bilang di sini harus jadi tempat wisata premium, kualitasnya melebihi lokasi lain," kata Hadi.

Misalnya, sambung Hadi, di Pulau Rinca bakal dibangun dermaga baru.

Sementara itu, untuk Pelabuhan Labuan Bajo juga bakal ditata ulang. Untuk transportasi penumpang serta kapal kargo haruslah dibedakan.

"Ada dua alternatif pelabuhan, di utara Bari namanya, selatan itu Nanga Bido. Nanti kapal kargo dicarikan. Karena diminta khusus untuk kapal pesiar, phinisi, yacht, bersandar. Nanti teratur dan tidak ada pencemaran," imbuh Hadi.

Selain itu, kawasan Kampung Ujung dan Batu Cermin juga rencananya akan dibenahi. Ditargetkan, hingga akhir 2020 dapat diselesaikan, sehingga dapat membantu mendongkrak kunjungan wisatawan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini