nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kalimantan Diterpa Karhutla, Bagaimana Dampak Pariwisatanya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 28 September 2019 16:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 28 406 2110475 kalimantan-diterpa-karhutla-bagaimana-dampak-pariwisatanya-NfEarf0Qew.jpeg Pangkalan Bun. (Foto: Okezone)

KABUT asap menghalau sebagian wilayah Riau dan Kalimantan akibat kebakaran hutan dan lahan. Bencana ini diakibatkan kemarau panjang dan aktivitas pembakaran oleh pihak tak bertanggung jawab. Lantas, bagaimana kondisi pariwisata di sana?

Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat Nurhidayah mengatakan, aktivitas pariwisata di sini tidak begitu terganggu. Terlebih penerbangan ke Pangkalan Bun tetap dibuka selama bencana kabut asap ini berlangsung. Ini menjadi barometer bagaimana kabupaten di Kalimantan Tengah tersebut aman.

Memang tidak dipungkiri Kotawaringin Barat sempat terpapar kabut asap di awal September. Namun, makin ke sini paparan kabut asapnya semakin menipis dan sekarang sudah tidak ada lagi.

Berdasar pantauan Okezone, kabupaten Kotawaringin Barat, tak berasap sama sekali. Udara di sini pun terbilang sejuk dengan sedikit berangin. Kondisi yang jauh dari bayangan orang, terlebih Kalimantan Tengah menjadi lokasi titik api terbesar di Pulau Kalimantan.

Pariwisata di Pangkalan Bun

"Alhamdulillah, semakin ke sini kabut asap semakin menipis. Di Kotawaringin Barat, hanya ada dua titik api yang sangat besar, yaitu di Kotawaringin Lama dan Kumai. Tapi, sampai sekarang titik api di sana terus menipis," katanya pada Okezone di Taman Kota Manis, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (28/9/2019).

Karenanya, 'Sriwijaya Air Group pun mengadakan oRUNgutan Fun Run 5K'. Acara ini dikhususkan untuk pelari yang berjumlah sekitar 1.500 orang dari berbagai wilayah di Kalimantan juga Jawa.

Meskipun, Bupati Nurhidayah sempat menjelaskan kalau acara tersebut hampir saja diundur karena alasan keamanan. Tapi, karena situasi sangat kondusif, akhirnya tetap dilaksanakan.

"Kami bersyukur sekali tentunya dengan udara yang sejuk ini, jadi wisatawan yang ikut acara ini menikmati sekali Kabupaten Kotawaringin Barat. Saya pun berterima kasih pada wisatawan yang datang, karena dengan begitu, secara kebetulan, wisatawan menerangkan kalau wilayah ini aman dari kabut asap," paparnya.

Pariwisata di Pangkalan Bun aman dari asap

Senada, Direktur Niaga NAM Air Tubagus Irfan menerangkan, acara 'Sriwijaya Air Group orangutan Fun Run 5K' ini sudah direncanakan setahun lalu dan berhasil diselenggarakan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Melihat situasi udara di sini pihaknya pun bersyukur.

"Pangkalan Bun bersih dan udaranya segar, bebas dari asap. Makanya kami melanjutkan untuk tetap menggelar acara ini dan alhamdulillah semuanya lancar," ungkapnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini