nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Burger King Tak Jual Produk Andalannya karena McDonald, Ada Apa?

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 30 September 2019 10:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 30 298 2110881 burger-king-tak-jual-produk-andalannya-karena-mcdonald-ada-apa-q59eKi2lFx.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERSAINGAN dalam sebuah bisnis memang sangat lumrah dilakukan. Tidak jarang, untuk menarik perhatian pelanggan sebuah perusahaan meniru produk saingannya.

Tidak cukup dengan produk tersebut, terkadang mereka memakai beberapa cara seperti memberi potongan harga, menu baru, atau lainnya. Tapi, tidak selamanya persaingan tersebut buruk.

Seperti yang dilakukan Burger King. Restoran cepat saji asal Amerika itu memilih untuk meniadakan menu burger Whopper selama satu hari. Padahal menu itu adalah menu andalan yang banyak diburu oleh pelanggan setia.

Bukan tanpa alasan, melansir Scoop Whoop, restoran cepat saji itu memilih untuk meniadakan menu burger Whopper karena ingin mendukung produk pesaingnya McDonald’s, lantaran mereka tengah menggalang dana untuk anak-anak penyandang kanker lewat dana hasil penjualan burger Big Mac.

Burger King dan McDonald’s memang dikenal sebagai restoran cepat saji yang mengandalkan menu burger. Keduanya memiliki ciri khas yang hampir mirip yaitu burger yang dijual berukuran jumbo. Namun tentu rasa dari masing-masing burger ada perbedaan.

Keputusan Burger King untuk meniadakan menu andalan demi mendukung McDonald’s dinilai sebagai strategi pemasaran. S

Keputusan Burger King untuk meniadakan menu andalan demi mendukung McDonald’s dinilai sebagai strategi pemasaran. Sebab mereka juga membagikan poster yang menggugah hati. Dalam poster yang beredar di media sosial, terlihat ada dua orang yang sedang bergandengan tangan.

Satu tangan melambangkan Burger King, terlihat dari cincin yang digunakan. Sementara tangan yang lain melambangkan McDonald’s, terlihat dari tangan berwarna kuning serta lengan baju berwarna merah dan putih.

Di bawah tangan tersebut terdapat tulisan, ‘A Day Without Whopper, Today We Won’t Be Serving Whopper To Suppport Our Competitor’s Cause’.

Terlepas dari strategi pemasaran yang dilakukan Burger King untuk menarik simpati pembeli, tentunya langkah yang diambil oleh restoran cepat saji tersebut patut dipuji.

Inisiatif mereka dapat membantu meringankan anak-anak penyandang kanker. Baik itu dalam bentuk materi maupun moril.

Inisiatif mereka dapat membantu meringankan anak-anak penyandang kanker. Baik itu dalam bentuk materi maupun moril.

Meskipun kanker pada anak-anak jarang terjadi, tapi kanker menjadi penyebab utama kematian pada masa bayi di Amerika Serikat. Data dari cancer.gov menyebut, pada tahun 2018, diperkirakan 15.590 anak-anak dan remaja berusia 0 hingga 19 tahun didiagnosis menderita kanker, dan 1.780 meninggal karena penyakit tersebut.

Sementara untuk anak-anak usia 0 hingga 14 tahun, pada 2018 diperkirakan 10.590 didiagnosis kanker dan 1.180 akan meninggal karena penyakit tersebut.

Secara keseluruhan, di antara anak-anak dan remaja, usia 0 hingga 19, jenis kanker yang paling umum adalah leukemia, tumor otak dan sistem saraf pusat, serta limfoma.

Di antara anak-anak usia 0 hingga 14 tahun, jenis kanker yang paling umum adalah leukemia, diikuti oleh otak dan tumor sistem saraf pusat lainnya, limfoma, sarkoma jaringan lunak yang setengahnya adalah rhabdomyosarcoma, neuroblastoma, dan tumor ginjal.

Meskipun banyak yang selamat, tapi penderita kanker anak telah meningkat sedikit dalam beberapa dekade terakhir, dan tingkat kelangsungan hidup secara keseluruhan membaik.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini