nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bagaimana Kabar Dokter Akibat Kerusuhan Wamena?

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 30 September 2019 18:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 30 481 2111104 bagaimana-kabar-dokter-akibat-kerusuhan-wamena-dTOBxX0F2g.jpg Bagaimana kabar dokter akibat kerusuhan Wamena?

DAMPAK kerusuhan Wamena sudah melebar sampai ke kabar tenaga medis. Banyak dokter, bidan maupun perawat diisukan minta pulang karena situasi semakin tidak aman.

Hal itu ditampik langsung oleh Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila Faried Moeloek, SpM(K). Dia menegaskan, semua tenaga medis masih mau bekerja memberikan pertolongan kepada masyarakat meski situasi masih belum aman akibat kerusuhan Wamena. Sebab di daerah konflik keberadaan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan.

"Mereka enggak ingin pulang dan tetap tinggal di Wamena. Mereka terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat bidan masih tinggal di Wamena. Kami berikan dukungan dan tanggung jawab agar mereka mau mengabdi di daerah tersebut, bersama dengan Menko Polhukam, TNI dan Polri," terang Menkes Nila di Gedung Kemenkes RI, kawasan Kuningan, RI, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2019).

 Kerusuhan Wamena

Berdasarkan laporan terbaru, ada sekira 31 tenaga medis yang menetap di Wamena. Sebagai tambahan, ada satuan tugas tim kesehatan yang diterjunkan langsung ke daerah konflik tersebut, secara bergantian. Klik halaman selanjutnya untuk informasi lebih lengkap mengenai kondisi dokter akibat kerusahan Wamena.

Belum lagi dengan tenaga dokter dari tim Nusantara Sehat, dokter internship, serta gabungan tenaga medis dari TNI dan Polri. Semuanya sama-sama bekerja menolong masyarakat di daerah kerusuhan Wamena.

"Kami beri tugas dokter dari luar yang diminta membantu di Papua. Tugas kita kemanusiaan, tidak lihat musuh atau teman, tenaga medis wajib menolong berdasarkan sumpah. Baik perawat, bidan dokter gigi itu sama tugasnya menolong," sambung Menkes Nila.

 Ilustrasi dokter

Selama konflik terjadi, kata Menkes Nila, pelayanan kesehatan di sana masih berjalan dengan baik. Bahkan tim keamanan dari TNI maupun Polri siap mengawal para dokter untuk mendapatkan rasa aman.

Menkes Nila juga mengimbau, agar merasa aman, tenaga medis bisa mencari tempat berlindung, seperti di rumah sakit. Selain itu, kemanapun tenaga medis pergi harus menggunakan baju dinas.

"Rumah sakit itu memang aman dan netral. Semua orang di Papua enggak ganggu di rumah sakit atau tenaga kesehatan kalau terjadi kerusuhan. Sekarang ini suasananya kondusif," tegas Menkes Nila.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini