nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tampil di New York Fashion Week, Fashion China Jadi Trendsetter Mode Dunia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 05 Oktober 2019 22:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 05 194 2113319 tampil-di-new-york-fashion-week-fashion-china-jadi-trendsetter-mode-dunia-Fz2ayoHNeu.jpg Koleksi desainer asal Tiongkok di New York Fashion Week (Foto : Scmp)

Saat ini banyak brand fashion terutama pakaian yang diproduksi oleh Vietnam dan Bangladesh. Tapi kini dunia telah melihat bahwa tidak hanya dua negara itu yang bisa memproduksi pakaian, tapi China juga dapat melakukan hal yang sama. Bahkan kini Negeri Tirai Bambu Itu bisa merancang pakaiannya sendiri.

Seperti diketahui, China merupakan sebuah negara dengan ekonomi yang besar dan pernah dijuluki sebagai sweatshop dunia. Mereka telah berubah menjadi trendsetter mode fashion global yang berdiri untuk prestise, keahlian dan keindahan.

Hal ini tertuang dalam perayaan New York Fashion Week (NYFW). Dalam acara tersebut sekira sepertiga dari desainer yang hadir secara resmi adalah etnis Tionghoa. Desainer asal China, Wang Tao ingin mematahkan stereotip bahwa pakaian dari China berkualitas buruk dan kurang orisinalitas.

Wang Tao sengaja membawa koleksi pakaian terbarunya bernama Taoray Wang ke acara NYFW. Ini menjadi salah satu bukti bahwa China memiliki kreativitas dan patut diperhitungkan dalam dunia fashion.

"Dengan membawa Taoray Wang ke New York, saya ingin dunia menyadari bahwa kami bisa sangat kreatif dan kami benar-benar tahu cara membuat produk berkualitas tinggi," tutur Wang, melansir dari South China Morning Post, Sabtu (5/10/2019).

baju china

Perancang ini dikenal karena menggunakan warna-warna dasar seperti abu-abu, putih dan hitam. Ia juga memiliki kemampuan menjahit untuk menciptakan penampilan yang terkesan elegan serta penuh percaya diri bagi wanita karier.

Tak hanya Wang Tao, ada pula seorang perancang busana kelahiran Kota Chengdu yang terletak di China Barat Daya. Ia bernama Li Yalan dan menjadi satu dari banyak perancang muda Tiongkok yang bermunculan di mode fashion global dalam beberapa tahun terakhir.

Ia memulai debutnya dengan merek Blancore di New York. Ia menyuguhkan 40 penampilan yang menggabungkan potongan geometris dan palet warna halus dengan detail khusus pada leher dan pinggang. Detail khusus itu untuk meniru berbagai bentuk air seperti embun beku, kabut, dan awan.

Pada awal usia 20-an, Li mengatakan air adalah sumber dari segala sesuatu dan menanamkan semuanya dengan vitalitas dapat mewakili ruang lingkup tanpa batas.

Mengacu dengan kreativitas yang dibuat Wang, ia berharap para pelanggannya dapat mengekspresikan diri dengan berani. Ia telah mencari cara untuk menambahkan sentuhan feminim pada koleksi profesional yang terlihat membosankan bagi wanita karier.

"Orang-orang berpikir wanita pintar tidak bisa terlalu cantik. Itu salah. Saya ingin mengubahnya,” lanjut Wang.

Merek Wang mulai terkenal pada 2017 setelah putri muda Presiden AS Donald Trump, Tiffany Trump mengenakan mantel putih double-breasted yang dirancang untuk pelantikan ayahnya. Dia secara teratur menghadiri pertunjukan Wang dan telah mengenakan pakaian Taoray Wang pada banyak kesempatan penting.

Li Yalan

Blancore membuka toko waralaba pertamanya di Chengdu pada 2019 dan telah menandatangani kesepakatan dengan lebih dari 30 ruang pamer di seluruh dunia. Perusahaan ini sekarang bersiap untuk membuka showroom serbaguna pertama di Lower Manhattan.

Seorang Desainer China lainnta, Cen Xuzhi mengatakan pengaruh mode di China telah berkembang dengan cepat. Mereka telah menjangkau audiens yang lebih besar di seluruh dunia seiring dengan berkembangnya desainer rumahan, kekuatan belanja dan estetika mode.

Ia telah menciptakan merek XU ZHI pada 2015 lalu. Merek yang dibuatnya menampilkan warna-warna segar dan kain-kain halus untuk mengilustrasikan pemuda yang puitis. Ia bergabung dengan dua merek China lainnya dalam menghadirkan koleksi terbaru mereka di hari keempat China Day dalam NYFW.

China Day yang didirikan tahun lalu bertujuan untuk memamerkan karya-karya desainer dan merek China yang luar biasa. Acara ini membantu mereka bersinar di panggung dunia dan memasuki pasar AS.

blancore china

Acara ini memberikan penghormatan kepada peringatan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok dan lebih dari empat dekade reformasi dan pembukaan Tiongkok. Yang kini industri mode negara tersebut telah berkembang pesat. Pabrikan kain China dan pemasok garmen juga menjadi lebih berpengaruh secara internasional.

Menurut Dewan Tekstil dan Pakaian Nasional China, tahun lalu negara itu memproses 54,6 juta ton serat, menyumbang setengah dari total dunia, dan mengekspor USD 276,73 miliar atau setara Rp3,9 biliun pada tekstil dan pakaian jadi. Atau 36 persen dari total dunia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini