nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asyiknya Naik Kereta Uap di Melbourne, Disambut Lambaian Tangan Sepanjang Jalan

Mohammad Saifulloh, Jurnalis · Minggu 06 Oktober 2019 19:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 06 406 2113544 asyiknya-naik-kereta-uap-di-melbourne-disambut-lambaian-tangan-sepanjang-jalan-89jqs7XOks.jpeg Wisata kereta uap di Melbourne (Foto: M.Saifulloh)

PERNAH bermimpi naik kereta uap bersama tokoh kartun Thomas and Friends? Di area Belgrave, Melbourne, Australia, kamu bisa mewujudkan mimpimu.

"Kita seperti kembali ke masa lalu naik kereta uap seperti di film kartun Thomas," ujar William di Stasiun Lakeside Melbourne, Australia, Sabtu (5/10/2019).

Pria berkacamata asal Surabaya, Jawa Timur ini pun mengajak pasangannya, Nicole untuk merasakan sensasi yang sama dengan berwisata kereta uap kuno Puffing Billy. Meski rute dari Belgrave ke Gembrook sejauh 25 kilometer, William mengaku tak merasa jenuh selama perjalanan. Lantaran pemandangannya beragam, mulai dari permukiman penduduk, yang membelah hutan Pegunungan Dandenong hingga melintasi jalanan Melbourne.

Puffing Billy

Apalagi William, Nicole dan puluhan penumpang Puffing Billy terkesan dengan keramahan warga Melbourne. Ketika mereka duduk di beranda rumahnya, olahraga di pinggir jalan, hingga mobilnya berhenti karena kereta lewat, semua kompak tersenyum dan melambaikan tangannya. Berasa seperti pejabat, bukan?

"Everybody love Puffing Billy, thats why they are waving" kata guide tour Sammy Saffin.

Nuansa alam perdesaan terasa kental dengan kicauan burung-burung liar, kuda, sapi, illama, dan domba peliharaan petani sepanjang perjalanan. Konsep natural historis inilah yang jadi andalan wisata Puffing Billy.

Sammy yang juga warga setempat mengungkapkan, rahasia kecintaan tersebut karena unsur sejarah yang mengundang nostalgia tetap dipertahankan. Hal tersebut terlihat dari tampilan para petugas kereta api yang memakai baju kuno. Usia mereka pun rata-rata paruh baya dan berstatus relawan.

Pemerintah setempat melihat potensi wisata di lintasan kereta yang dibangun tahun 1900 tersebut sangatlah besar. Restorasi kereta yang awalnya untuk mengangkut bahan kebutuhan pokok warga seperti kentang, kayu, dan berbagai ternak tadi dimulai. Namun, kereta wisata sempat ditutup pada 1953 karena terdampak longsor.

"Setelah penyempurnaan rute dan sejumlah perbaikan, kini kereta Puffing Billy dipastikan bisa beroperasi sepanjang tahun, liburnya hanya saat perayaan Natal," cetus Marketing Manager Puffing Billy Railway Emma Hutchinson.

Bahkan kini disiapkan paket wisata di stasiun yang dilewati. Mulai dari Menzies Creek yang menyediakan tur sejarah di museum kereta, Lakeside yang cocok untuk tema tur piknik di tepi danau Emerald dan dekat wahana air. Ada pula stasiun Cockatoo yang dulunya menjadi loading station untuk kayu.

Puffing Billy

Stasiun terakhir, Gambrook punya pasar rakyat yang buka setiap hari minggu pekan keempat. Puffing Billy bakal berhenti selama sejam di stasiun ini untuk mengantar kembali penumpangnya ke Belgrave.

Emma menyarankan, peminat wisata Puffing Billy memesan tiket online jika berkunjung pada akhir pekan atau musim liburan. Tiket termurah dibanderol 37 dollar Australia atau sekira Rp 380 ribu. Tiket pulang pergi 41 dollar (Rp 400 ribu) dan untuk ke Lakeside mencapai 56 dollar (Rp 550 ribu).

Puffing Billy

Meski cukup menguras kantong, pengalamannya memang tidak tergantikan. Namun pastikan perlengkapan perjalanan dengan musim di Australia. Jika naik Puffing Billy kala musim semi sepanjang September-November, pastikan membawa pakaian hangat agar tak kedinginan diterpa angin selama perjalanan.

Tunggu apa lagi, yuk dicoba petualangan menjelajahi Melbourne dengan kereta api uap.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini