nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Kembar Irish Bella dan Ammar Zoni Meninggal, Dukungan Emosional Sangat Dibutuhkan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 07 Oktober 2019 17:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 07 196 2113850 anak-kembar-irish-bella-dan-ammar-zoni-meninggal-dukungan-emosional-sangat-dibutuhkan-Or5HW6Vde2.jpg Irish Bella butuh dukungan emosional seperti ini (Foto: Instagram)

KESEDIHAN mendalam dirasakan Irish Bella dan Ammar Zoni saat ini. Bayi kembarnya yang telah dinantikan lama harus kembali ke pangkuan Allah SWT. Mereka pun mencoba ikhlas menghadapi cobaan ini.

Sampai saat ini, belum ada keterangan pasti alasan bayi kembar Irish Bella dan Ammar Zoni meninggal dalam usia kandungan 27 minggu. Namun, beberapa sumber menjelaskan, itu karena masalah infeksi saluran kemih yang dialami Irish Bella. Kemudian, pendarahan sebelumnya juga jadi faktor lainnya.

Terlepas dari itu semua, kondisi Irish Bella menjadi perhatian yang harus diprioritaskan. Kehilangan bayi sebelum waktu kelahirannya itu adalah luka 'khas' para ibu.

 Irish Bella dan Ammar Zoni

Mereka kebanyakan akan merasa sedih teramat dalam, bahkan mengalami depresi. Karena risiko ini begitu besar terjadi, Doula Profesional Margaretha Saulinas menyarankan agar si ibu mendapat dukungan emosional, karena ini yang paling dia butuhkan sekarang.

"Mengalami kehilangan, apalagi bayi yang dikandung, akan menjadi kesedihan teramat untuk si ibu. Saya sangat sarankan untuk keluarga si ibu pun suami untuk memberikan dukungan emosional," kata Margaretha pada Okezone, Senin (10/7/2019).

Bantuan emosional ini bisa dengan memberi semangat dan selalu menemani dan mendampingi si ibu. Keberadaan orang lain di samping si ibu akan sangat berarti dan ini semacam penguat buat si ibu dalam mengatasi kesedihannya.

Kemudian, upaya yang bisa diberikan untuk Irish Bella adalah memastikan si ibu tetap makan dan minum dengan baik. Jadi, dia disadarkan kembali kalau tubuhnya tetap perlu asupan makanan, jangan sampai dia sakit karena kondisi menyedihkan itu.

Hal terpenting yang juga disarankan Margaretha ialah membantu melalui kesedihan si ibu. Cara yang paling mudah dan sangat membantu adalah bercerita.

"Tapi, ini memang harus berdasar pada kemauan si ibu, ya. Dia harus siap dulu untuk bercerita, bisa ke sahabatnya, orangtua, atau suaminya, yang penting orang yang paling dia percayai. Bahkan, kalau si ibu mau, dia bisa bercerita ke terapis," ungkapnya.

 Irish Bella dan Ammar Zoni

Tidak hanya terapis, Margaretha juga menyarankan, jika si ibu sudah siap bercerita, dia bisa 'ngobrol' dengan doula sebagai tenaga profesional yang mendukung mental, emosional, dan psikis ibu sebagai salah satu cara melalui kesedihannya karena keguguran.

Margaretha menambahkan, suami dari istri yang baru saja keguguran harus lihat kondisi istrinya itu, apakah dia butuh sesi curhat ini atau tidak juga.

Tidak bisa dipungkiri, banyak orang yang nantinya akan datang ke si ibu buat memintanya mengikhlaskan bayinya atau tetap bersyukur. Beberapa orang juga meminta si ibu dan keluarganya untuk tidak berduka.

Tapi, menurut Margaretha, itu perlu. "Ini penting karena itu bisa jadi cara 'move on' si ibu dari kesedihannya. Ingat, lama orang berduka itu beda-beda, tergantung karakter masing-masing," tambah dia.

Margaretha menambahkan, nasihat sangat tidak diperlukan untuk ibu yang baru saja alami keguguran. Masuknya nasihat akan berubah menjadi tekanan atau desakan dalam diri si ibu dan ini malah akan memperburuk kondisi psikis. Jadi, sebatas menemani sudah sangat berarti.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini