nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Es Kopi Susu, Fenomena yang Lahir Ketika Peminum Kopi Serius Sudah Mulai Jenuh

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 18:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 08 298 2114390 es-kopi-susu-fenomena-yang-lahir-ketika-peminum-kopi-serius-sudah-mulai-jenuh-re7xPEPRQQ.jpg

Dikenal sebagai aktor sekaligus aktor papan atas Indonesia, Deva Mahenra kini tengah sibuk merintis bisnis coffee shop yang telah beroperasi sejak 2018 lalu. Kepada Okezone, Deva menjelaskan awal ketertarikannya terjun ke industri kopi.

Berdasar pengakuan pria kelahiran Makassar itu, ia sebetulnya telah merintis sejumlah bisnis untuk menambah pundi-pundi uang dan investasi di masa depan. Namun untuk bisnis kopi ini memang tidak terlepas dari kecintaan Deva Mahenra pada minuman bercita rasa pahit tersebut.

 Minuman kopi

(Ilustrasi es kopi susu, Foto: Dimas Andhika/Okezone)

"Saya selalu menjalani bisnis yang saya suka atau minimal saya paham sedikitlah. Kopi tidak lepas dari keseharian saya. Jadi saya rasa kenapa tidak dengan keseriusan ini dijadikan sesuatu yang bisa menghasilkan, bukan hanya untuk kami, tapi untuk orang banyak. Setidaknya kami bisa membuka lapangan pekerjaan, dan sekarang ini kami menuju 100 cabang," ujar pelilik Foresthree Coffee itu saat ditemui Okezone di bilangan Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019).

Untuk konsepnya sendiri, Deva Mahenra menjelaskan secara gamblang bahwa pada awalnya ia hendak mendirikan coffee shop untuk para advanced coffee drinker. Namun seiring berjalannya waktu, ia menyadari ada sebuah tren besar yang sedang digandrungi para pencinta kopi Nusantara.

 Pria berbaju hitam

(Foto: Dimas Andhika/Okezone)

Ini bermula dari booming-nya olahan es kopi susu gula aren besutan Kopi Tuku. Fenomena ini digadang-gadang karena kejenuhan para peminum kopi serius yang mulai mencari opsi lain, tapi tetap dengan coffee based. Dari sinilah tren es kopi susu mulai digandrungi.

"Ternyata segmennya lebih luas. Tren ini memberikan jembatan untuk para non coffee drinker untuk menjadi peminum kopi serius. Melalui es kopi susu ini, mereka bisa masuk ke sana," tambahnya.

Bicara soal potensi pasar, Deva menegaskan bahwa pasar es kopi susu ini sangat besar. Meski pada kenyataannya, kedai-kedai kopi susu mulai menjamur di berbagai daerah di Indoensia.

 Minuman kopi

(Ilustrasi es kopi susu, Foto: Dimas Andhika/Okezone)

Namun ia melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang positif, sehingga setiap kedai kopi maupun coffee shop bisa terus menjaga kualitas produk mereka. Justru konsumenlah yang dimenangkan dengan adanya fenomena es kopi susu ini.

"Kami sebagai brand jadi bisa mengontrol dan menjaga kualitas, tidak seenaknya ngasih harga, dan terus semangat berinovasi untuk memberikan yang terbaik kepada konsumen," kata Deva.

Setelah kurang lebih satu tahun meluncurkan brand kopi sendiri, Deva mengatakan bahwa tren es kopi susu masih akan bertahan sekurang-kurangnya hingga 5 tahun ke depan. Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya animo masyrakat Indonesia dalam mengonsumsi kopi.

Bahkan, daerah-daerah lain di luar Jabodetabek menunjukkan tren positif dalam jumlah transaksi.

"Berdasarkan pengalaman kami, di luar cabang pertama (Jakarta Selatan) untuk penetrasi brand kopi kami rata-rata cukup berhasil, di Surabaya sudah ada 2 cabang. Dan paling mengejutkan di Padang itu transaksi perharinya bagus banget bisa 2-3 kali lipat dari Jabodetabek," tukasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini