nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awas! Konsumsi Ikan Asin Bisa Sebabkan Kanker

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 14:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 08 481 2114261 awas-konsumsi-ikan-asin-bisa-sebabkan-kanker-bKbNDrFwxE.JPG Ikan asin dan ikan teri (Foto: Utami Riyani/Okezone)

Ketika banyak makanan dikaitkan dengan penyebab kanker, beberapa orang akan nyeletuk 'yaudah makan ikan asin saja'. Tapi, penelitian menjelaskan panganan ini pun dapat menyebabkan kanker.

Ya, ikan asin masuk ke dalam panganan penyebab kanker. Hal ini disampaikan Dokter Spesialis Onkologi Medis dr Aru W Sudoyo, SpPD-KHOM, FACP. Ia menjelaskan, konsumsi ikan asin secara berlebihan dalam tenggat waktu yang lama bisa menyebabkan kanker nasofaring.

 Ikan asin di pasar

(Foto: M. Sukardi/Okezone)

Kanker nasofaring sendiri merupakan kanker yang tumbuh di belakang di rongga belakang hidung dam belakang langit-langit rongga mulut. Tokoh besar yang diketahui mengidap penyakit ini adalah Ustadz Arifin Ilham dan penyakit tersebut yang kemudian menjadi penyebab kematiannya.

Dokter Aru menuturkan, ada dua hal yang membuat ikan asin dapat menyebabkan kanker. Hal pertama adalah tingginya kadar garam yang dikandung ikan asin. Selain itu, ikan asin bisa menyebabkan kanker karena proses pembuatannya yang melalui beberapa proses.

 Penjemuran ikan asin

"Jadi, saat proses penjemuran dilakukan, kualitas ikan menjadi berubah dan secara tidak langsung sel yang ada di dalam ikan menyimpan zat yang dinamakan nitrosamine. Zat ini yang menyebabkan kanker nasofaring," ungkap dr Aru yang juga merupakan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di acara Kalbe Academia for Media: Patient Journey in Oncology Total Solution di Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019).

Zat nitrosamine merupakan senyawa karsogenik (penyebab kanker yang ada pada makanan yang diawetkan oleh nitrit. Nitrit ini sendiri sering digunakan untuk mengawetkan daging, ikan, dan keju agar bakteri pembusuk tidak dapat berkembangbiak.

 Ikan asin lauk

Lantas, bagaimana proses sel kanker terbentuk di area kanker nasofaring?

Dokter Aru menjelaskan, ini muncul karena ketika Anda makan ikan asin bersama dengan nasi panas, uap yang dihirup saat makan masuk ke hidung dan zat tersebut berada di area lokasi kanker nasofaring. Jadi bisa dikatakan, zat nitrosamine ini tertinggal di area saluran pernapasan dan sel kanker tumbuh di sana.

Tindakan yang bisa dilakukan untuk menekan faktor risiko ini ialah menambahkan serat ke dalam piring makan. Serat dipercaya dapat menjadi antioksidan yang mampu melawan sel kanker jahat. Selain itu, mengurangi jumlah komsumsi ikan asin pun tentu perlu dilakukan.

"Sayuran ini digunakan untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan sistem imun yang kuat, sel kanker pun bisa dibuat lemah dan tidak menyebabkan kanker," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini