nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Mirror Syndrome, Penyebab Meninggalnya Bayi Kembar Irish Bella

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 15:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 08 481 2114283 kenali-mirror-syndrome-penyebab-meninggalnya-bayi-kembar-irish-bella-AfDVlN5vxT.jpg Irish Bella (Foto: _irishbella_/Instagram)

Suasana duka masih menyelimuti pasangan selebriti artis Ammar Zoni dan Irish Bella. Calon bayi kembar yang diidamkan meninggal dunia di dalam kandungan, tepatnya di usia kehamilan 6 bulan.

Dugaan kematian calon bayi kembar Ammar Zoni dan Irish Bella mengarah pada infeksi saluran kemih. Tapi dokter yang menanganinya mengungkap bahwa kandungan Irish Bella mengalami mirror syndrome, yang disebabkan karena preeklamsia.

 Perempuan hamil

Dilansir Okezone dari Verywellfamily, Selasa (8/10/2019), mirror syndrome juga dikenal dengan istilah ballantyne syndrome. Kondisi ini muncul ketika janin memiliki kelebihan cairan yang tidak normal dan si ibu hamil mengalami preeklamsia atau tekanan darah tinggi pada ibu hamil.

Dokter menyebutkan penyakit ini menjadi suatu kondisi yang langka. Saat sudah didiagnosis serius, jelas berpotensi mengancam jiwa.

Karena kelangkaannya, penyebab pasti sindrom cermin tidak diketahui. Namun, mirror syndrome tersebut disebabkan karena janin kehabisan cairan yang memicu penyumbatan aliran darah.

Gejalanya meliputi sering kontraksi, pembengkakan yang signifikan, tekanan darah tinggi, protein yang ditemukan dalam urin, kenaikan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat, hingga menurunnya jumlah sel darah merah.

 Perempuan hamil

Nantinya mirror syndrome juga menyebabkan komplikasi berupa preeklamsia, infeksi, sindrom genetik, masalah jantung, gangguan metabolisme, dan lain-lain. Dalam beberapa kasus, jika sang ibu hamil bayi kembar, seperti Irish Bella, lebih mudah menyebabkan kehabisan cairan di dalam rahim.

Berkaca dari komplikasi kehamilan yang dialami Irish Bella, jika seorang ibu hamil sudah menunjukkan gejala mirror syndrome ini harus waspada. Khususnya juga buat Anda yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

Jika Anda memiliki gejala sindrom cermin atau preeklampsia, penting untuk menganggapnya serius. Anda butuh melakukan pemantauan janin bersama dengan dokter kandungan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini