nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Tes Kanker Prostat Bisa Dilakukan Pakai Test Pack Loh!

Selasa 08 Oktober 2019 18:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 08 481 2114332 ternyata-tes-kanker-prostat-bisa-dilakukan-pakai-test-pack-loh-1fSC3tmOCz.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ALAT tes kehamilan atau yang biasa disebut dengan test pack lazimnya digunakan untuk menanti kehadiran si buah hati. Alat tersebut memang menjadi indikator apakah seorang wanita hamil atau tidak.

Jika ada dua garis pada test pack itu, maka menandakan jika si wanita tengah hamil. Tapi siapa sangka jika test pack bisa loh dipakai oleh pria, dan menunjukkan dua garis.

Loh, memangnya pria bisa hamil? Nah, usut punya usut, jika test pack menunjukkan hasil positif atau dua garis, maka menandakan penyakit bahwa pria tersebut terkena kanker testis (prostat). Seperti diketahui, kanker prostat merupakan penyakit langka yang menyerang bagian sistem reproduksi pada pria.

Gejala yang ditimbulkan berupa benjolan di testis atau pembengkakan pada skrotum. Biasanya kanker prostat terjadi pada pria berusia 15-49 tahun.

 kanker yang menyerang sistem reproduksi pria tersebut positif

The Good Men Project, seperti dilansir dari Solopos.com, menyebut jika kanker yang menyerang sistem reproduksi pria tersebut positif, maka tubuh akan menghasilkan tiga hormon yang menjadi penanda, yakni AFP (alpha-fetoprotein), HCG (human chorionic gonadotropin) dan LDH (lactate dehydrogenase).

Alat pendeteksi kehamilan tersebut dapat bekerja dengan baik mendeteksi adanya hormon HCG (human chorionic gonadotropin) dalam urine. Hasil penelitian yang dilakukan oleh American Cancer Society mengungkap, alat tes kehamilan bisa dipakai mendeteksi kanker testis.

Namun hanya pada konsentrasi HCG (human chorionic gonadotropin) yang tinggi saja. Peneliti juga mengatakan alat itu perlu diteliti lebih lanjut sebagai pendeteksi kanker testis.

“Kami belum ada bukti untuk merekomendasikan penggunaan alat pendeteksi kehamilan sebagai pendeteksi kanker ini, tapi kami pikir seseorang bisa memutuskan sendiri apakah pemeriksaan dini itu penting atau tidak,” ujar Ted Ganslre selaku direktur konten media di American Cancer Society.

kemudian dia pergi ke dokter yang berada di Cambridgeshire, Inggris untuk memeriksakan rasa sakitnya.

Sebelumnya sempat beredar kabar di jejaring sosial bahwa ada seorang anak laki-laki berusia 18 tahun, Byron Geldard, merasakan rasa sakit di seluruh tubuh, kemudian dia pergi ke dokter yang berada di Cambridgeshire, Inggris untuk memeriksakan rasa sakitnya.

Dalam pemeriksaan yang dijalani oleh Byron, terdengar kabar bahwa dokternya menggunakan test pack sebagai alat pendeteksi sakitnya tersebut. Hasilnya, dia positif terkena kanker testis.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini