nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Teknologi Terbaru Bayi Tabung yang Tingkatkan Peluang Keberhasilan

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 20:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 08 481 2114410 4-teknologi-terbaru-bayi-tabung-yang-tingkatkan-peluang-keberhasilan-pjpD6Hgqyx.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Teknologi bayi tabung

Sementara itu, program keberhasilan program bayi tabung juga dipengaruhi oleh teknologi. Sekarang ini, semakin kemajuan dan kecanggihan teknologi dapat memperbesar peluang keberhasilan bayi tabung. Berikut 4 teknologi terbaru dan inovatif program bayi tabung yang membantu meningkatkan keberhasilan:

1. PGT-A (Preimplantation Genetic Testing for Aneuploidy)

Teknologi ini memungkinkan tindak pemeriksaan kromosom pada embrio dengan metode Next Generation Sequencing (NGS). Pemeriksaan dilakukan sebelum transfer atau penanaman kembali embrio ke dalam rahim sehingga bisa melihat peluang keberhasilan. Teknologi ini terbukti memberikan dampak positif bagi kesuksesan program bayi tabung.

 Sel telur

2. ICSI dan IMSI

Teknologi berikutnya ialah Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI) yang membuat proses pembuahan atau fertilisasi dilakukan dengan cara menyuntikkan satu sperma terpilih langsung ke dalam sel telur. Dengan teknologi ICSI, penolakan sel telur terhadap sperma bisa dihindari. Hal ini berbeda dengan cara konvensional yang memerlukan sekitar 40 ribu sperma untuk membuahi satu sel telur serta kemungkinan kegagalan fertilisasi karena penolakan sperma suami oleh sel telur istri.

Selanjutnya, yang lebih maju dari ICSI adalah teknologi Intracytoplasmic morphologically selected sperm injection (IMSI). Teknologi ini serupa ICSI namun pemilihan sperma terbaik dilakukan lebih detail menggunakan mikroskop khusus yang bisa memperbesar penampakan sperma hingga 6 ribu kali. Dengan teknologi IMSI, kecacatan bentuk pada sperma bisa terdeteksi sebelum fertilisasi. Sperma yang mempunyai bentuk tidak sempurna akan berakibat pada perkembangan embrio yang kurang baik dan berakhir dengan gagalnya program bayi tabung.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini