nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Batal Dilarang Mendag, Begini Syarat Aman Pakai Minyak Curah

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 18:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 08 481 2114416 batal-dilarang-mendag-begini-syarat-aman-pakai-minyak-curah-EwxgJ9awlc.jpg Minyak curah (Foto : Boldsky)

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita batal mengeluarkan peraturan perhentian edar minyak curah di pasaran. Kebijakan itu tadinya mau diberlakukan pada 1 Januari 2020.

Alasan Mendag ingin mengeluarkan larangan itu ialah kekhawatiran pemerintah akan bahaya yang ditimbulkan dari minyak curah. Sebab, kualitas minyak curah ini tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena tidak melewati pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dengan rencana dihentikannya edar minyak curah di pasar, Mendag mengharapkan agar minyak curah wajib menggunakan kemasan. Ini demi menjamin kualitas dari minyak yang digunakan masyarakat tersebut.

MINYAK cURAH

Terlepas dari batalnya kebijakan Menteri Perdagangan tentang minyak curah yang diragukan kualitasnya, Okezone coba menanyakan isu ini pada Dokter Gizi Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, menurutnya, minyak curah merupakan minyak kelapa sawit, itu memang minyak yang cocok untuk menggoreng.

"Itu karena kandungan minyak kelapa sawit yang tahan dengan proses pemanasan. Berbeda dengan minyak zaitun yang sebetulnya tidak cocok untuk menggoreng. Jadi, saya rasa minyak curah baik-baik saja untuk digoreng," ungkapnya saat diwawancarai Okezone di acara Kalbe Academia for Media di kawasan Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019).

Meski tidak masalah untuk menggoreng, ada catatan yang mesti diketahui publik. Adalah penggunaan kembali minyak curah untuk menggoreng.

Minyak Curah sekali

Menurut dr Dedy, minyak kelapa sawit hanya boleh dipakai 2 kali penggorengan. Jika lebih dari dua kali penggunaan, maka yang terjadi minyak itu jadi sumber penyakit.

Bicara mengenai minyak kelapa sawit kemasan, produk tersebut lebih bisa menjamin kualitas karena memberitahu komponen apa saja yang ada di dalam minyak. Penambahan ini juga menjadi 'nilai jual' dari setiap brand minyak goreng yang ada di Indonesia pun luar negeri.

Minyak Goreng

Jadi, minyak curah ini dikhawatirkan tidak mengandung 'nilai' lebih selain minyak kelapa sawit. Tapi, kalau bicara mengenai minyak kelapa sawit sebagai minyak goreng, dr Dedy sekali lagi menegaskan, itu tidak masalah. "Ya, nggak apa-apa buat masak, tapi ingat dua kali pengulangan. Kalau mau bagus lagi, pakai minyak kelapa murni, tapi kan mahal," tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini