nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tren Pembekuan Sel Telur dan Sperma di Indonesia

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 17:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 09 481 2114769 tren-pembekuan-sel-telur-dan-sperma-di-indonesia-uI7QKkGlwk.jpg Membekukan sperma (Foto: Kaunozinious)

"Ambil contoh pembekuan sel telur pada wanita karier yang belum menikah. Di masa depan dia ingin punya anak dari sel telur berkualitas, namun di lain sisi virginitas di Indonesia masih diutamakan. Sementara untuk pembekuan sel telur diambilnya harus melalui intra vagina, itu masih menjadi masalah," papar Prof Arief.

 Membekukan sperma

Akan tetapi, pada kondisi tertentu, Prof Arief menyarankan agar masyarakat membekukan sel telur atau spermanya. Contoh pada seseorang yang baru didiagnosis terkena kanker namun belum menikah atau memiliki anak. Sebelum melakukan kemoterapi, ada baiknya sel telur atau sperma dibekukan. Sebab setelah kemoterapi sel telur atau sperma sudah tidak sehat lagi.

"Saya sempat diskusi dengan dokter di RS Kanker Dharmais, ternyata ada komunikasi yang belum jalan. Jadi sebenarnya banyak pasien kanker, baik pria maupun wanita, setelah kemoterapi sel telur dan spermanya rusak sampai 0. Kalau rusak, 0, ketika menikah ingin punya anak sudah tidak ada harapan lagi," tutur Prof Arief.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini