nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Konsumsi Buah-buahan Malah Bikin Kita Cepat Lapar!

Jum'at 11 Oktober 2019 12:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 11 298 2115626 ternyata-konsumsi-buah-buahan-malah-bikin-kita-cepat-lapar-SRWiycTSNc.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK orang lebih memilih mengonsumsi buah-buahan, ketimbang makanan yang berkalori. Memang, buah-buahan dipilih para pelaku diet sebagai substitusi pengganti pangan pokok.

Tapi, tahukah Anda bahwa mengonsumsi buah-buahan ternyata memiliki efek samping. Ya, siapa sangka makan buah ternyata malah membuat perut semakin lapar.

Dikutip dari Daily Mail, hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan di University of Southern California, Amerika Serikat, menyatakan gula dalam buah atau fruktosa, madu, dan beberapa minuman bersoda membuat orang merasa lebih lapar. Makanan ini justru meningkatkan nafsu makan, sehingga mengonsumsi makanan lebih banyak.

Peneliti ini berusaha memahami bagaimana buah mempengaruhi kinerja otak yang mengendalikan nafsu makan seseorang. Para peneliti berfokus pada bagaimana otak dan tubuh merespons dua jenis gula, yaitu glukosa dan fruktosa, seperti dilansir dari Solopos.com.

fruktosa ditemukan dalam sayuran dan buah-buahan. Madu, dan beberapa minuman bersoda mengandung fruktosa.

Glukosa ditemukan pada hampir seluruh karbohidrat yang merupakan bahan bakar sel tubuh manusia. Sedangkan, fruktosa ditemukan dalam sayuran dan buah-buahan. Madu, dan beberapa minuman bersoda mengandung fruktosa.

Asisten profesor di Keck School of Medicine, University of Southern California, Kathleen Page, mengatakan fruktosa gagal merangsang hormon insulin yang penting dalam membantu tubuh merasa kenyang.

Penelitian yang dilakukan terhadap 24 orang sukarelawan ini membuktikan mereka yang mengonsumsi fruktosa cenderung ingin makan makanan berkalori tinggi setelahnya.

Hal ini pun memperlihatkan fruktosa mempengaruhi otak dengan menekan keluarnya hormon insulin yang mengakibatkan tubuh merasa semakin lapar.

Memang, menurut Lisa McAnulty, PhD seorang Profesor nutrisi di Appalachian State University mengungkapkan, semua sangat tergantung dari manfaat buat apa yang ingin Anda cari. Apakah itu kandungan serat yang lebih tinggi, lebih banyak vitamin atau lebih banyak mineral seperti kalium.

Terlepas dari apa yang mungkin banyak orang dengar, tidak ada perbedaan besar antara buah-buahan dengan tingkat gula darah Anda.

tidak ada perbedaan besar antara buah-buahan dengan tingkat gula darah Anda.

Pasalnya, buah-buahan yang tinggi gula juga cenderung mengandung serat larut dan tidak larut. Serat ini, memperlambat penyerapan gula dan mencegah lonjakan gula darah.

The Institute of Medicine menyarankan, pria dewasa untuk mengonsumsi 30 hingga 38 gram serat setiap hari. Meski demikian, ada buah yang memang memiliki tingkat kandungan gula yang tinggi, namun tidak memiliki banyak serat yakni anggur.

Selain itu, dia mengatakan kita juga perlu memperhatikan saat menghancurkan atau memblender buah, karena pisau mesin akan memotong untaian panjang serat yang tidak larut. Meskipun Anda masih mendapatkan semua vitamin dan nutrisi buah, Anda harus berhati- hati untuk menggunakannya berlebihan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini