nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi yang Lahir Tanpa Kulit Sukses Jalani Transplantasi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 13 Oktober 2019 22:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 13 481 2116349 bayi-yang-lahir-tanpa-kulit-sukses-jalani-transplantasi-uX9jNsxZSc.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Seorang bayi di Amerika Serikat lahir dengan kondisi fisik yang terbilang langka. Bayi tersebut bernama Ja’bari Gray yang kini telah berusia 10 bulan dan dilahirkan tanpa kulit. Karena kondisinya yang mengerikan tersebut, ia pun akhirnya melakukan transplantasi kulit di Texas Children’s Hospital.

Ketika sang ibu, Priscilla Maldonado melahirkan bayi kecilnya seberat tiga pon tepat pada tahun baru 2019, ia dikejutkan dengan bentuk tubuh anaknya yang aneh. Kala itu Maldonado melihat anaknya tidak memiliki kulit pada beberapa bagian tubuhnya.

 Kaki bayi

Anak itu pun memiliki kelopak mata yang menyatu dan mengalami kesulitan dalam bernapas. Maldonado mengatakan hanya ada dua bayi di Amerika Serikat yang mengalami kelahiran dengan kondisi tersebut. Lebih mengenaskannya lagi, kedua bayi tersebut meninggal dunia karena penyakit tersebut.

“Dia (Ja’bari) benar-benar dari leher ke bawah, dari depan dan belakang tidak ada kulit dan bahkan bagian kakinya. Ia sama sekali tidak memiliki kulit," tutur Maldonado, sebagaimana dilansir VT, Minngu (13/10/2019).

Bayi yang rentan itu menghabiskan tiga bulan pertamanya dalam perawatan intensif. Pihak keluarga pun diberi tahu bahwa kondisi anaknya sudah sangat memperihatinkan. Untungnya kondisi memprihatinkan tersebut bisa diatasi dengan tindakan operasi yang dilakukan dokter.

Sebagai hasil dari operasi, Ja'bari tidak hanya dapat mengenakan pakaian untuk pertama kalinya. Ia juga sudah dapat melakukan kontak kulit dengan keluarganya. Kulit yang digunakan dalam prosedur operasi ini ditanam di dalam lab. Lab tersebut berspesialisasi dalam menangani korban luka bakar. Kulit tersebut diambil dari sel di bagian belakang telinganya.

"Jika bukan tujuannya untuk berada di sini, Ja’bari pasti sudah meninggal dari kelahiran atau bahkan sebelum kelahiran. Jadi dia memang punya tujuan di dunia ini dan kita tidak pernah tahu apa hal itu sampai masa depan," lanjut Maldonado.

Ja'bari sebenarnya memiliki arti pejuang, dan nama itu diberikan kepadanya oleh kakeknya. Ketika keluarga bahkan tidak tahu bagaimana kondisinya, dan ia datang sesuai dengan apa yang dialaminya. Tapi semuanya menjadi berubah ketika transplantasi kulit berhasil dilakukan.

"Itu sangat menghangatkan hati karena dia menangis ketika berbaring. Saya mengangkatnya dan melakukan kontak kulit ke kulit dengan meletakkannya di dada. Ia lantas berhenti menangis. Sekarang Anda bisa menciumnya, menyentuh dia, lakukan semua hal itu,” sambungnya.

Dia harus menggunakan pakaian pertamanya sekarang. Jadi dia bisa sampai dinsini dan berinteraksi dengan orangtuanya. Meskipun dia tidak bisa melihat orangtua dan barang-barang, namu ia masih mampu berinteraksi.

Meski Ja'bari telah pulih dengan sangat baik, namun ia masih memiliki jalan panjang untuk mengatasi masalahnya. Kini ia sudah menjalani dua operasi untuk memisahkan kelopak matanya.

Sayangnya kedua kelopak mata itu kembali menyatu dan menutup untuk kedua kalinya. Bocah 10 bulan itu juga akan menjalani operasi lebih lanjut untuk memisahkan lengan, tangan kanan, kaki kanan dan lehernya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini