nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4,5% Masyarakat Indonesia Alami Asma, Kenali Penyebab dan Cara Menangkalnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 15:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 14 481 2116676 4-5-masyarakat-indonesia-alami-asma-kenali-penyebab-dan-cara-menangkalnya-ZEUIIJnIeH.jpg Ilustrasi (Foto: Ist.)

Asma yang menyerang paru-paru menjadi salah satu penyakit mematikan yang paling sering dialami masyarakat di dunia.

Sebanyak 4,5 persen dari populasi di Indonesia menderita penyakit asma dengan jumlah kumulatif kasus sebesar 11.179.032 penderita.

Sementara Survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan 2015 mencatat bahwa penyakit paru-paru kronis adalah salah satu dari 10 penyebab kematian terbesar di Indonesia.

 Rontgen

Alhasil asma tidak boleh dianggap remeh karena bisa menyebabkan dampak yang berbahaya apabila tidak dikelola dengan baik. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronis dan Gangguan Imunologi, dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA.

Asma disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari. Penyakit paru kronis tidak bisa disembuhkan tapi hanya bisa ditahan dalam posisi tersebut. Penyakit ini disebabkan oleh polusi udara dan asap rokok,” tutur dr. Theresia dalam acara Healthy Lung, Senin (14/10/2019).

Lebih lanjut dr. Theresia menjelaskan bahwa orang dewasa yang terkena asma cenderung disebabkan oleh kebiasaan merokok dan beberapa faktor eksternal lainnya. Berbeda dengan manusia dewasa, anak-anak memiliki kemungkinan lebih besar untuk sembuh karena faktor pemicunya bisa lebih dikontrol.

“Sekira empat juta orang terkena asma. Kalau manusia dewasa cenderung akan awet asmanya karena tertahan kebiasaan merokok. Selain itu stres dan adanya polusi di lingkungan kerja bisa menjadi penyebab lainnya. Kalau pada anak kemungkinan masih bisa sembuh,” lanjutnya.

Seperti diketahui, asma termasuk dalam kategori Penyakit Tidak Menular (PTM). Tentunya ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang berisiko mengidap asma. Dalam kesempatan itu pun, dr. Theresia memberikan beberapa tips untuk menghindari PTM.

“Faktor usia, jenis kelamin, genetik dan rasa menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang berisiko mengalami PTM. Cara yang bisa dilakukan untuk menghindarinya adalah dengan tetap bergerak aktif, perilaku hidup sehat, dan deteksi dini terhadap penyakit dengan melakukan serangkaian pemeriksaan,” tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini