nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenali Penyebab Asma pada Anak dan Gejalanya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 18:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 14 481 2116707 kenali-penyebab-asma-pada-anak-dan-gejalanya-63nRXmg8EO.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Asma bisa menyerang siapa saja tak terkecuali pada anak kecil. Tentunya asma pada anak akan membuat panik para orangtua, terutama bagi mereka yang belum mengerti cara mengatasinya.

Terkadang asma bisa timbul secara tiba-tiba disebabkan karena adanya alergi. Namun asma juga bisa timbul akibat menurunnya imunitas tubuh sehingga mudah terserah penyakit pernapasan yang berujung pada asma.

 Anak sakit

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Subdirektorat Penyakit Paru Kronis dan Gangguan Imunologi, dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA. Menurutnya tanda-tanda asma pada anak bisa dideteksi dengan gejala batuk dan pilek secara terus-menerus.

“Pada anak terlihat melalui batuk pilek yang terus-menerus. Ada juga tanda khusus yang terlihat seperti suara menyerupai kucing yang ada di dalam dadanya. Jadi bunyi ngik, ngik, ngik,” tutur dr. Theresia, dalam acara Healthy Lung, Senin (14/10/2019).

Jika sudah mengetahui gejala yang asma yang ditunjukkan seorang anak. Maka alangkah lebih baik untuk segera pergi ke dokter untuk mencari penyebabnya. Pasalnya penyebab orang mengalami asma pasti berbeda antara satu dengan yang lainnya.

“Untuk tahu lebih lanjut harus bawa ke dokter dan mereka akan mencari penyebab apa seseorang terkena asma, tiap orang berbeda beda. Bisa dari infeksi flu menjadi penyebab asma. Yang paling banyak terjadi karena asap rokok, debu, kutu (tungau),” sambungnya.

Dokter Theresia pun menganjurkan kepada setiap keluarga yang menderita asma untuk menghindari beberapa benda di dalam rumah. Pasalnya terdapat beberapa benda di dalam rumah yang dapat memicu terjadinya asma.

“Kalau anggota keluarga ada yang mengalami asma, cenderung tak dianjurkan memiliki karpet, walpaper dan lain sebaginya. Jika punya tirai disarankan yang terbuat dari katun sehingga tak menyimpan debu. Keluarga penderita asma juga harus punya pereda asma berupa reliever dan pengontrol asmanya. Kalau mulai sesak harus dipakai relievernya,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini