nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Nyata Punya Kekasih Idap Fetish Crossdressing, Berhubungan Intim Layaknya Sesama Perempuan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 22:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 14 485 2116757 kisah-nyata-punya-kekasih-idap-fetish-crossdressing-berhubungan-intim-layaknya-sesama-perempuan-tdRA5SCNI3.jpg Ilustrasi Harry Styles tampil crossdressing (Foto: People)

Istilah 'crossdressing' tidak hanya dimaknai sebagai mereka yang suka mengenakan pakaian kontras dengan alat kelaminnya. Ya, sebut saja tampilan selebriti seperti Harry Styles hingga Billy Porter yang kerap tampil dengan gaun super mewah lengkap dengan heels dan makeup di wajahnya.

Sebab, dalam urusan bercinta, ada yang dikenal dengan fetish 'crossdressing'. Jadi, salah satu dari pasangan bakal meminta kekasihnya mengenakan pakaian yang berbeda dari jenis kelaminnya. Atau memang si orang tersebut yang lebih nyaman mengenakan pakaian yang berbeda dari jenis kelaminnya.

Hal ini dialami Iwan (bukan nama asli). Pada Okezone, dia menjelaskan kalau dirinya pernah punya pasangan yang mengidap kegemaran aneh: fetish 'crossdressing'. Jadi, saat melakukan hubungan intim, Iwan diharuskan mengenakan pakaian perempuan, lingerie lengkap dengan heels dan wignya.

 Laki-laki dan perempuan

So, bagaimana kisah Iwan 'menikmati' perannya tersebut?

Pada awalnya, Iwan mengaku tak tahu jika pasangan perempuannya itu memiliki fetish 'crossdressing'. Hubungan cinta di antara keduanya berjalan dengan baik. Normal-normal saja seperti pasangan pada umumnya.

Sampai akhirnya momen di mana mereka sepakat untuk melakukan hubungan intim terjadi. Iwan mengaku jika kejadian itu dilakukan di rumah kekasihnya.

Pada awalnya semua berjalan biasa. Sampai akhirnya Iwan dibuat kaget dengan permintaan kekasihnya untuk mengenakan pakaian perempuan. Tak tanggung-tanggung, dia diminta untuk mengenakan lingerie. "Kaget bukan main! Saya pikir bercanda, ternyata serius," ungkap Iwan.

Karena sudah dalam kondisi 'terpaksa' akhirnya Iwan menyetujui permintaan kekasihnya itu. Hasrat sudah di ujung, kalau dibatalin, Iwan mengaku nanti akan merusak hubungannya dengan sang kekasih.

Setelah mengganti pakaian dengan lingerie, Iwan diminta kekasihnya mengenakan wig perempuan dan pakai heels. Iwan kembali mengiyakan permintaan kekasihnya. Sekarang dia sudah layaknya perempuan dan kekasihnya merasa nyaman dengan tampilan Iwan seperti itu.

"Saya coba tanya selepas berhubungan intim, kalau menurutnya, dia merasa kurang nyaman ketika lawan seks-nya berpenampilan laki-laki. Ada trauma yang mendasarinya, jadi dia pingin kekasihnya saat berhubungan intim pakai pakaian perempuan. Dia termasuk perempuan dominan juga," papar Iwan.

Saat hubungan intim dilakukan pun Iwan menceritakan dirinya sering mendapat tindakan 'kekerasan' tapi dia arahkan itu lebih kepada tindakan Bondage, Dominance, Sadism, Masochism (BDSM). Jadi, setelah mengenakan lingerie atau bikini perempuan, Iwan mengaku pernah ditetesi lilin atau juga seks dengan tangan terikat.

Iwan mengaku dirinya tidak mempermasalahkan hal tersebut, selagi keduanya setuju dan nyaman melakukannya. Terlebih, dia tahu betul kekasihnya itu punya pengalaman buruk sebelumnya. Jadi, dia sebisa mungkin menuruti keinginan kekasihnya dan bahkan mencoba eksplorasi dalam hal aktivitas seksual.

"Jadi, karena kekasih saya, seorang perempuan yang dominan, kita banyak eksplorasi gaya maupun aktivitas lain. Ini bagi saya memberi pengalaman menarik dan terus terang saya menikmatinya," kisah Iwan kepada Okezone.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini