nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perbedaan Beyond Used Date dan Expired Date pada Kemasan Obat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 07:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 15 481 2117405 perbedaan-beyond-used-date-dan-expired-date-pada-kemasan-obat-ZDOi8RsdFr.jpeg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Dalam memilih obat yang hendak dikonsumsi, seseorang harus mengetahui dengan betul kualitas dan waktu kadaluwarsanya.

Meski beberapa obat memiliki waktu pakai dengan durasi yang cukup lama, namun ada situasi di mana sebuah sebuah obat bisa berkurang masa pakainya. Kondisi ini disebut dengan Beyond Used Date (BUD).

Beyond Used Date sendiri memiliki arti yang berbeda dengan Expired Date (ED). BUD adalah tanggal yang ditetapkan pada produk yang telah dibuka, di mana kondisi produk tersebut masih dalam rentang stabil dan masih dapat dikonsumsi.

Obat tetes

Sementara ED adalah tanggal terakhir di mana keefektifan dan keamanan produk obat masih terjamin untuk dikonsumsi atau digunakan oleh konsumen.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Nurul Falah Eddy Pariang. Ia mengatakan sebagian besar obat yang telah dibuka akan mengalami BUD.

Salah satu contohnya adalah obat tetes mata yang sering dibeli oleh masyarakat umum. Meskipun sudah disimpan dengan baik, namun akan ada proses oksidasi yang berpengaruh pada obat tersebut.

“Suhu di bawah delapan celcius kan harus ada di dalam kulkas. Obat tetes mata akan mengalami BUD meski masa expired-nya masih setahun, karena sudah tidak steril akibat tercemar udara dan mengalami oksidasi,” terang Nurul saat ditemui di Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019.

Lebih lanjut Nurul mengatakan bahwa kebanyakan masyarakat awam membuka obat mata dan disimpan dalam waktu yang cukup lama, biasanya mencapai dua tahun lamanya. Mereka hanya baru menggunakan obat itu kembali ketika matanya terserang penyakit.

“Meskipun sudah disimpan dengan baik seperti masuk ke dalam freezer, tapi tetap saja obat mata tersebut sudah tidak steril karena dibuka. Hal seperti inilah yang perlu dikonsultasikan dengan apoteker karena masih banyak orang yang belum paham akan hal seperti ini,” tuntasnya.

Tapi obat yang sudah mengalami BUD bukan berarti sudah tidak bisa digunakan. Obat tersebut masih bisa digunakan meskipun telah tercemar udara dan mengalami oksidasi. Hanya saja kualitas obatnya yang semakin lama menurun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini