nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Hanya Informasi Obat, Ternyata Ini Tugas Utama Apoteker yang Jarang Diketahui

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 16 Oktober 2019 18:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 16 481 2117739 tak-hanya-informasi-obat-ternyata-ini-tugas-utama-apoteker-yang-jarang-diketahui-aAd1OY1oyl.jpg Tugas apoteker (Foto: Istimewa)

DALAM dunia kesehatan apoteker memegang peranan penting untuk menjamin obat-obatan dengan baik kepada pasiennya. Namun kenyataannya saat ini masih banyak apoteker yang hanya memberikan obat dan tidak berinteraksi untuk memberikan informasi yang baik kepada pasiennya. Lantas apa sebenarnya tugas utama seorang apoteker yang baik dan benar?

Menjawab hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Nurul Falah Eddy Pariang, mengatakan bahwa apoteker yang masuk dalam tenaga kesehatan di Indonesia bertugas untuk memberikan konseling kepada pasien dan masyarakat terkait penggunaan obat yang benar.

Apoteker

Sayangnya saat ini masih banyak apoteker yang kurang berinteraksi terhadap pasiennya sehingga tidak terjalin suatu hubungan dan komunikasi yang baik antara keduanya. Hal inilah tentu bisa berdampak pada kesembuhan pasien itu sendiri.

“Apoteker yang baik dianjurkan untuk berkenalan dengan pasiennya. Mereka juga akan mencatat seluruh history obat yang digunakan dan menjelaskannya kepada setiap pasiennya. Jadi intinya ada hubungan baik antara apoteker terhadap pasiennya,” terang Nurul, dalam acara Kolaborasi Merck dan IAI, Selasa (15/10/2019).

 Apoteker

Saat ini IAI telah memberikan kompetensi kepada para apoteker terhadap pelayanan untuk masyarakat. Beberapa kompetensi yang diberikan kepada para apoteker adalah sistem kontrol untuk mengetahui kondisi pasien secara langsung. Namun sistem ini masih belum dijalankan oleh para apoteker secara optimal.

“Apoteker yang baik sesekali harus menelepon untuk mengetahui kondisi pasiennya. Bahkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), apoteker harus melakukan pelayanan dengan datang langsung ke rumah pasiennya (Home Care) terutama untuk pasien geriatri (lanjut usia) untuk mengetahui kondisi pasiennya,” lanjutnya.

 Apoteker

Pemberian informasi kepada masyarakat terkait dengan penggunaan obat yang benar memang sangat penting. Contohnya ketika seorang apoteker memberikan obat antibiotik sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter. Sebagai tenaga kesehatan di bidang kefarmasian mereka wajib menjelaskan antibiotik apa yang harus dihabiskan dan menjelaskan masing-masing obat sesuai dengan diagnosis dokter.

“Apoteker tidak diperkenankan menjual antibiotik tanpa resep dokter. Antibiotik ada banyak jenisnya dan wajib dihabiskan. Ada yang dosis tiga hari sudah habis, tapi juga ada obat yang berisi 10-12 satu stripnya. Nah di sinilah peran seorang apoteker diperlukan, yakni memberitahu pasien obat apakah yang wajib untuk dihabiskan,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini