nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lahir dari Keluarga Imigran, Camila Cabello Suarakan Hari Pangan Sedunia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 13:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 17 298 2118108 lahir-dari-keluarga-imigran-camila-cabello-suarakan-hari-pangan-sedunia-VYsPIQ9WTI.jpg Camila Cabello (Foto : Stylecraze)

Penyanyi cantik Camila Cabello turut menyuarakan Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tahun pada tanggal 16 Oktober. Melalui unggahan di akun instagram pribadinya, @camil_cabello, pelantun tembang Senorita itu membagikan sebuah foto dari akun @savethechildren yang berisi himbauan seputar Hari Pangan Sedunia.

Pada keterangan foto, akun tersebut menjelaskan pentingnya ketersediaan makanan cadangan untuk menghapus kelaparan, mencegah gizi buruk, dan menyelamatkan nyawa anak-anak. Oleh karena itu, bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia, Camila Cabello turut menyuarakan aspirasinya agar masyarakat internasional tergerak memberikan makanan yang bergizi untuk mengembalikan kesehatan anaka-anak.

"Tolong bantu jika kalian mampu #WorldFoodDay," tulis Camila.

Hari Pangan

Mantan personil grup Fifth Harmony ini memang cukup concern dalam menanggapi isu-isu kemanusiaan. Terlebih ketika melihat sebuah fakta bahwa Camila sendiri lahir dalam lingkungan keluarga tidak mampu.

Camila Cabello adalah anak perempuan dari pasangan imigran. Ibunya Sinuhe Estrabao diketahui berkebangsaan Kuba, dan ayahnya Alejandro Cabello berkebangsaan Meksiko. Sejak kecil mereka harus berjuang keras untuk bertahan hidup. Hingga akhirnya, Camila berhasil menembus industri musik Hollywood.

Sekadar informasi, Hari Pangan Sedunia didirikan oleh negara-negara anggota FAO pada konferensi umum ke-20 bulan November 1979. Delegasi Hongaria Menteri Pertanian dan Pangan, Dr. Pal Romany berperan penting pada konferensi tersebut dan mengusulkan ide perayaan Hari Pangan Sedunia.

Seiring berjalannya waktu, Hari Pangan Sedunia telah menjadi perhatian utama di lebih dari 150 negara sebagai salah satu cara meningkatkan kepedulian terhadap masalah kemiskinan dan kelaparan.

Camila Cabello sensual

Sejak tahun 1981, Hari Pangan Sedunia mengadopsi berbagai tema untuk perayaan tiap tahunnya dengan tujuan menekankan pada bagian penting dari dunia pangan yang memerlukan perhatian khusus. Tahun ini, Hari Pangan Sedunia mengusung tema "Tindakan kita adalah masa depan kita. Pola Pangan sehat, untuk #Zerohunger 2030".

Mencapai 'Tanpa Kelaparan' (zero hunger) tidak hanya tentang mengatasi kelaparan, tetapi juga memelihara kesehatan manusia dan bumi. Tahun ini,

Hari Pangan Sedunia menyerukan tindakan lintas sektor untuk membuat pola pangan yang sehat dan berkelanjutan dapat diakses dan terjangkau bagi semua orang.

"Kita mengajak semua orang untuk mulai berpikir tentang apa yang kita makan,” kata Kepala Perwakilan FAO Indonesia, Stephen Rudgard, seperti dikuti dari Antara, 17 Oktober 2019.

Sementara itu, laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) menyebutkan bahwa tingkat gizi anak-anak, terutama usia di bawah lima tahun masih sangat mengkhawatirkan. Di hari pangan sedunia tahun ini UNICEF melihat masih banyak kasus kelaparan.

Hari Pangan Sedunia

Setidaknya satu dari tiga anak balita di seluruh dunia mengalami kekurangan gizi dan tidak berkembang dengan baik.

"Sejumlah besar anak-anak yang menderita akibat dari diet yang buruk dan sistem makanan yang membuat mereka gagal," tulis UNICEF dalam laporannya seperti dilansir dari The Health Site.

Saat ini, lebih dari 200 juta anak balita kekurangan gizi atau kelebihan berat badan. Sementara satu dari tiga secara global, dan hampir dua pertiga anak-anak antara usia enam bulan hingga dua tahun tidak mendapat makanan yang tepat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini