nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsumsi Banyak Obat Sebabkan Gangguan Ginjal, Mitos atau Fakta?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 16:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 17 481 2118238 konsumsi-banyak-obat-sebabkan-gangguan-ginjal-mitos-atau-fakta-ACg99pQ2sc.jpg Ilustrasi (Foto : Zeenews)

Sebagian orang berpendapat bahwa mengonsumsi banyak obat bisa menyebabkan kerusakan ginjal. Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Ternyata tidak semua obat yang dikonsumsi manusia bisa memicu gangguan ginjal.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Tunggul D. Situmorang, SpPD-KGH pun membenarkan hal tersebut. Meski sebagian obat ada yang menyebabkan gangguan ginjal jika dikonsumsi secara terus-menerus. Namun, ada pula obat yang justru malah melindungi ginjal.

“Benar, tapi obat apa dulu? Obat hipertensi, diabetes, dan kolesterol justru melindungi ginjal. jadi gagal ginjal bukan karena obatnya, tapi akibat konsumsi obat di stop ketika merasa sembuh sehingga terjadilah gangguan ginjal,” terang dr. Tunggul, Kamis (17/10/2019).

minum obat terus

Dokter Tunggul pun menjelaskan sejumlah obat seperti pain killer, beberapa obat pelangsing dan obat yang tidak jelas (bisa diperoleh dengan bebas) yang bisa menyebabkan gangguan ginjal. Selain itu dr. Tunggul menjelaskan seseorang yang mengalami hipertensi tidak melulu harus minum obat.

“Umumnya kalau udah didiagnos hipertensi maka membutuhkan pengobatan seumur hidup. Tapi cara pertamanya adalah mengubah lifestyle change (gaya hidup). Pada hipertensi derajat 1 yakni tekanan darah 140/90 hingga 159/99 tidak memerlukan obat, masih bisa dikonsultasikan dan mengubah gaya hidup,” lanjutnya.

ambil obat

Berbeda halnya apabila kasus hipertensi sudah mencapai derajat 2 dengan tekanan darah 160/100 hingga 179/109 dan hipertensi derajat tiga mulai dari 180/110 ke atas, maka peran obat memang sangat dibutuhkan. Seseorang wajin berkonsultasi dengan dokter dan harus mengontrol tekanan darah dalam waktu tiga bulan.

Lebih lanjut dr. Tunggul pun menjelaskan ada setidaknya tiga tahapan tekanan darah sebelum seseorang didiagnosa mengidap hipertensi. Tiga tahapan tersebut terdiri dari optimal, normal dan normal-tinggi. Semuanya tergantung dari hasil pemeriksaan tekanan darah.

cewek minum obat

“Kategori optimal itu jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka lebih kecil dari 120/80. Kategori normal jika hasil tes menunjukkan angka 120/80 hingga 129/84. Sementara normal-tinggi apabila hasil tes menunjukkan angka 130/85 hingga 139/89,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini