nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkenalan dengan Tuty Adib, Desainer di Balik Busana Anggun Iriana Jokowi

Bramantyo, Jurnalis · Senin 21 Oktober 2019 10:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 21 194 2119569 berkenalan-dengan-tuty-adib-desainer-di-balik-busana-anggun-iriana-jokowi-slvsMQpqkK.jpg Presiden Jokowi dan Iriana Jokowi. (Foto: Instagram)

Jokowi dan KH Ma’ruf Amin resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, setelah dilantik kemarin. Selain penampilan kedua tokoh tersebut, publik pun turut memperhatikan penampilan istri dari keduanya, terutama Ibu Negara.

Istri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Iriana Jokowi tampak anggun dengan baju kurung saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Gedung Nusantara, Kompleks Gedung DPR/MPR. Mengenakan baju kurung khas melayu ditambah tampilan kain batik menambah kesan mewah dalam tampilannya.

Agar memaksimalkan tampilannya, dia pun mengenakan tatanan rambut dengan gelung sederhana sebagai penyempurna tampilannya. Busana apik Ibu Negara tak lepas dari tangan dingin desainer kenamaan Solo, Tuty Adib.

Desainer modest wear yang malang melintang di panggung fashion dunia ini kembali dipercaya untuk mempercantik Iriana di momen bersejarah tersebut.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan kepercayaan untuk menyiapkan baju yang dikenakan ibu Iriana saat pelantikan presiden dan wakil presiden kali ini. Pastinya bersyukur, bangga dipercaya ikut menorehkan bersejarah di momentum yang special," jelasnya kepada Okezone.

Busana apik Ibu Negara tak lepas dari tangan dingin desainer kenamaan Solo, Tuty Adib.

Ibu Iriana, jelas Tuty Adib menginginkan dibuatkan baju kurung, dan Iriana juga memilih sendiri konsep baju kurung dengan warna putih broken white untuk dikenakan saat pelantikan.

"Dari situlah kemudian saya mencoba menjabarkan dalam konsep busana baju kurung yang lebih kekinian dan detail yang saya sematkan dalam baju tersebut," imbuhnya.

Baju kurung, menurut Tuty Adib merupakan salah satu baju tradisional Indonesia selain kebaya Kutu Baru yang biasa dikenakan oleh masyarakat Melayu.

Ibu Iriana merupakan pribadi yang sederhana sehingga Tuty Adib dalam mendesain busana juga menyesuaikan dengan kepribadian Iriana yang simpel dan tidak neko-neko.

Dengan desain busana yang simpel dan sederhana itu Tuty Adib membuat keunikan tersendiri dengan memilihkan kain jenis silk organdi, warna broken white.

Karena bahannya tipis dan polos (transparan) maka coba digabungkan dengan kain dari brocade yang tipis sebagai alas furing, sehingga tampak dari luar tembus motif dari (kain) brocadenya. "Sehingga membuat tampilan (kain) silk organdi ini terlihat ada teksturnya," imbuhnya.

Agar mempermanis tampilan busana yang dikenakan Iriana, sang desainer yang sudah melanglang buana ke berbagai negara ini menambahkan tempelan bordir dan brokat dengan motif bunga-bunga.

"Karena menurut saya bunga itu mekar, wangi harum lambang cinta kasih, dan semua orang menyukainya. Ditambah sematan manik-manik (kristal) bisa menambah keindahan dari konsep kebaya kurung Ibu Iriana," paparnya.

"Jadi dalam look yang simpel namun busana tersebut tampak anggun, elegan dan berkelas," imbuh Tuty Adib.

Nah, untuk prosesnya sendiri menurut Tuty Adib lumayan memakan waktu, di tengah padatnya jadwal ibu negara. Sehingga komunikasi intens hanya dilakukan melalui telepon dan WhatsApp.

"Karena ibu sendiri sibuk dengan agenda kenegaraan, ya prosesnya kurang dari dua Minggu lah. Ibu sampaikan. Keinginannya dibuatkan (kebaya) dan kami komunikasi hanya dengan WhatsApp," pungkas Tuty Adib.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini