nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesan Arief Yahya ke Wishnutama: Harus Fokus Kembangkan Destinasi Super Prioritas!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 18:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 23 406 2120818 pesan-arief-yahya-ke-wishnutama-harus-fokus-kembangkan-destinasi-super-prioritas-ql9Dy68uKN.jpg Arief Yahya dan Wishnutama (Foto: Kemenpar)

Mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya resmi mengakhiri masa jabatannya. Siang tadi, Rabu (23/10/2019), ia telah melakukan prosesi serah terima jabatan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terbaru Wishnutama Kusubandio, di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta Pusat.

Dalam kata sambutannya, Arief Yahya sempat memutar kembali kenangan-kenangan saat dipercaya Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pariwisata RI periode 2014-2019.

 Dua pria bersalaman

(Foto: Dimas Andhika/Okezone)

"Sekarang tanggal 23 Oktober, kurang lebih lima tahun yang lalu di tempat yang sama saya menerima jabatan Menpar. Waktu itu terbalik, yang menyerahkan justru Menteri Parekraf ke Menteri Pariwisata. Sekarang pariwisata dan ekonomi kreatif sudah rujuk kembali," tutur Arief Yahya dengan mata berkaca-kaca.

Arief kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena telah memberikannya kepercayaan untuk membantun pariwisata Indonesia. Berkat permintaan Jokowi pula pariwisata kini menjadi sektor unggulan Indonesia.

 Pria berpeci

(Foto: Dimas Andhika/Okezone)

Ungkapan terima kasih juga ia sampaikan kepada seluruh pegawai Kemenpar, rekan-rekan pentahelix yang mencakup kalangan bisnis, akademisi, pemerintah, komunitas, hingga media.

"Industri pariwisata telah ditetapkan sebagai leading sector atau istilah Pak Jokowi adalah DNA atau core dari negara ini. Maka dari itu kita harus bisa memaksimalkannya," kata Arief Yahya.

Hingga tahun 2018 lalu, pariwisata telah berhasil menjadi penyumbang devisa negara terbesar kedua setelah batubara, dengan torehan 19.3 milliar US$. Di tahun 2019 ini, sektor pariwisata diyakini tembus di angka 20 miliar US$.

Melihat geliat perkembangan pariwisata yang kian menjanjikan, Arief pun berpesan kepada Menparekraf Wishnutama untuk fokus dalam pengembangan destinasi super prioritas besutan Presiden Jokowi.

"Mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan destinasi super prioritas dengan baik. Tahun 2020 semua infrastruktur dan utilitas dasar harus sudah kelar semua," tegasnya.

Selain itu, pekerjaan rumah yang sampai detik ini masih menjadi perhatian utama pemerintah adalah pemberdayaan Sumber Daya Manusia. SDM harus dan dikembangkan dan disertifikasi terlebih dahulu sebelum membangun destinasinya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini