JFW 2020, Sean Sheila X Byo Telurkan Karya dari Limbah Produksi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 14:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 24 194 2121183 jfw-2020-sean-sheila-x-byo-telurkan-karya-dari-limbah-produksi-SyOcRJZf96.jpg Jakarta Fashion Week. (Foto: Okezone)

JIKA pada Jakarta Fashion Week 2019, Sean Sheila menampilkan koleksi unik dengan konsep 'sustainability fashion', maka tidak berbeda dengan tahun ini. Isu lingkungan pun sepertinya menjadi kiblat inspirasi mereka dalam membuat karya.

Tahun ini, Sean Sheila pun masih mengusung fashion ramah lingkungan. Mereka ingin mencipta budaya baru, khususnya untuk pencinta mode agar mau lebih memberi perhatian lebih pada koleksi ramah lingkungan.

Di pagelaran kali ini, dia menggandeng Byo yang juga kerap menggaungkan fashion raman lingkungan. Byo sendiri merupakan desainer aksesori yang kerap menggunakan plastik dan akrilik sebagai bahan utama karyanya mulai mencoba melakukan gerakan sosial yang serupa dengan Sean Sheila.

akhirnya mencipta sebuah karya dari 'sisa' bahan dalam pembuatan koleksi sebelum-sebelumnya.

Ya, Byo akhirnya mencipta sebuah karya dari 'sisa' bahan dalam pembuatan koleksi sebelum-sebelumnya. Jadi, dapat dibilang, Byo semakin efisien dalam menggunakan bahan baku material koleksi aksesorinya dan sebisa mungkin limbah yang dulu dianggap tak berarti, kini dia olah lagi dan mencipta sebuah karya yang tak kalah indah.

Sean Sheila X Byo pun cukup apik meramu setiap unsur dalam koleksi mereka masing-masing. Warna neon dari aksesori Byo dapat menjadi statement yang akhirnya menimbulkan kesan dramatis pada outfit Sean Sheila. Kesinambungan yang menyatu satu dengan lainnya.

Secara detil, koleksi Spring/Summer 2020 tersebut menggambarkan sudut pemikiran introspeksi dari isu terkini mengenai overconsumption. Itu kenapa mereka menggunakan limbah produksi sendiri yang kemudian diolah kembali jadi suatu item fashion yang tentu bernilai besar.

Cukup menarik jika melihat koleksi Sean Sheila kali ini. Beberapa koleksi terbilang modern dengan styling yang terkesan street wear. Aksen dekonstruksi lembut dan patch yang ada di beberapa koleksi membuat outfit terasa lebih nyata.

Sean Sheila juga coba mengurangi penggunaan layering pada busana. Ini tentu dimaksudkan agar meminimalisir penggunaan bahan utama koleksi. Meski begitu, koleksi SS2020 ini tetap cantik terlihat.

Aksen dekonstruksi lembut dan patch yang ada di beberapa koleksi membuat outfit terasa lebih nyata.

Di sisi lain, koleksi tas Byo pun mendapat perhatian khusus. Warna yang mentereng memiliki magis tersendiri dan itu yang kemudian membuat tampilan semakin hidup.

Byo menjelaskan, dirinya kali ini masih tetap dengan DNA koleksinya, tapi kali ini dia mulai mencipta karya ramah lingkungan. Tidak hanya itu, ia menerangkan kalau mulai mempekerjakan orang-orang disabilitas. "Kita ini bukan fast fashion, jadi harus punya makna khusus di lingkungan," katanya sebelum show.

Berdasar pantauan Okezone langsung di Jakarta Fashion Week 2020, koleksi Byo tak hanya berbentuk clutch, melainkan seperti tikar yang digulung, selimut, dan ada juga bantal yang materialnya tentu sangat khas Byo.

 selimut, dan ada juga bantal yang materialnya tentu sangat khas Byo.

Koleksi ini sangat menarik dan tentunya langsung jadi pusat perhatian. So, mereka saja sudah mulai menggunakan fashion ramah lingkungan, Anda kapan?

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini