nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Yohana Yembise Ingatkan Menteri PPPA Bintang Darmavati Soal Kekerasan Perempuan

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 18:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 24 196 2121329 yohana-yembise-ingatkan-menteri-pppa-bintang-darmavati-soal-kekerasan-perempuan-274pkMNbeW.jpg Sertijab Menteri PPPA (Foto : Pradita/Okezone)

Yohana Yembise hari ini resmi serah terima jabatan (sertijab) kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) baru, I Gusti Ayu Bintang Darmavati.

Kepada menteri baru, Yohana Yembise mengingatkan bahwa sejatinya banyak pekerjaan rumah yang menanti I Gusti Ayu Bintang Darmavati. Salah satu isu yang di-highlight oleh Yohana kepada I Gusti Ayu Bintang Darmavati ialah perihal kesejahteraan kaum perempuan di wilayah Timur Indonesia.

Sertijab Menteri PPPA

“Saya jauh ke Papua, sekali-kali kita merapat ke Papua. Survei mengatakan kekerasan perempuan dan anak tinggi di wilayah Timur, begitu juga kesenjangan ekonomi bagi perempuan yang masih bermasalah. Nah ini yang fokusnya harus ditingkatkan,” ujar Yohana mengingatkan Menteri PPPA Baru Bintang Darmavati, saat ditemui Okezone, Kamis (24/10/2019) dalam gelaran acara “Serah Terima Jabatan-Pisah Sambut Menteri PPPA” di Gedung Kementerian PPPA, Jakarta Pusat.

Selain masalah tersebut, Yohana berharap Menteri PPPA Bintang Darmavati bisa mengangkat kembali isu undang-undang, yakni soal keluarga, kesejahteraan sampai kesetaraan gender.

Sertijab Menteri

“Ada undang-undang PKS yang mungkin jadi kerja keras Ibu Gusti Bintang nanti. Selain itu UU penyesuaian keluarga, RUU kesejahteraan, dan mungkin bisa diangkat kembali berbicara tentang kesetaraan gender,” imbuhnya.

Terakhir, Yohana berpesan ia berharap semua pihak yang ada bisa membantu Menteri Bintang Darmavati. Hal ini agar sebagai Menteri PPPA Bintang Darmavati bisa menjalankan tugasnya dengan maksimal.

Gusti Ayu jokowi

“Berikan pemahaman dan banyak pendekatan pada Ibu. Tentu Ibu memerlukan bimbingan dan arahan, kita sharing untuk kepentingan bersama ke depan. Saya titip harapan supaya tidak ada lagi kekerasan, ada target Indonesia layak dan ramah anak serta perempuan di tahun 2030,” tutup Yohana.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini