nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angela Tanoesoedibjo Bangun Ekosistem Pariwisata yang Bikin Wisatawan Ketagihan Indonesia

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Jum'at 25 Oktober 2019 21:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 25 406 2121899 angela-tanoesoedibjo-bangun-ekosistem-pariwisata-yang-bikin-wisatawan-ketagihan-indonesia-Ec5kCFV6lV.jpg Angela Tanoesoedibjo dilantik jadi Wamen Parekraf (Foto : Arief Julianto/Okezone)

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo akan membangun ekosistem pariwisata Indonesia, sehingga wisatawan ketagihan kembali berwisata ke Indonesia.

"Ekosistem yang harus kita bangun. Begitu kita mau membangun sebuah wilayah pariwisata itu, kita harus lihat aksesnya, kita harus lihat juga budayanya, ciri khas lokalnya, apa yang ingin kita tonjolkan, terus juga fasilitas-fasilitas. Baru setelah itu kita mengelola pemasaran," kata Angela Tanoesoedibjo, Jumat (25/10/2019).

Membangun pariwisata ke depan, lanjut Angela, harus membangun ekosistem yang memadai, baik infrastruktur, sarana prasarana lengkap, dan pemasaran yang baik. "Sehingga wisatawan ketika datang, dia happy dan dia akan datang lagi, jadi ada repeat," tuturnya.

Dia mengungkapkan Presiden RI Joko Widodo memberikan arahan kepadanya untuk mengembangkan destinasi-destinasi baru pariwisata Indonesia. "Kita harus buat destinasi-destinasi wisata baru. Ada 10 destinasi wisata baru, tapi target utama ada 5 sampai tahun depan," jelasnya.

Angela bengong

Diketahui 10 destinasi wisata prioritas yang dikenal dengan Bali Baru ini tercetus sejak 2015. Deretan destinasi ini akan menjadi daya pikat baru untuk mendatangkan turis mancanegara ke Indonesia.

Adapun, ke-10 Bali Baru tersebut adalah Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di Jakarta, Borobudur di Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara dan Morotai di Maluku Utara.

Selain itu, Angela Tanoesoedibjo akan fokus mensinergikan pariwisata dan ekonomi kreatif. "Saya akan kerja dengan sebaik-baiknya dan bisa membawa pariwisata dan ekonomi keratif lebih baik lagi," katanya.

Jokowi memilih Angela, karena kapasitas dan pengalamannya yang mumpuni. Diharapkan dengan bergabungnya Angela sebagai Wamenparekraf akan membawa pariwisata Indonesia lebih baik lagi.  

"Ibu Angela Herliani Tanoesoedibjo, pengusaha berpengalaman, pintar dalam bidang promosi-promosi, sehingga kami berikan kepercayan jadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Diharapkan promosi-promosi lebih fokus dan wisatawan yang datang berkunjung ke Indonesia semakin banyak," ungkap Jokowi. 

Jokowi lantik angela

Berdasarkan data BPS, ada 15,8 juta wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia. Selama berada di Tanah Air, mereka rata-rata membelanjakan USD 1.220 per kepala per kunjungan atau istilahnya Average Spending per Arrival (ASPA).

Angka spending USD 1.220 per visit itu sudah gabungan antara wisman dari 19 pintu utama Imigrasi yakni 13,3 juta wisman, plus 2,71 juta wisman dari pintu lainnya, termasuk dari festival-festival cross border. Jadi, totalnya 15,81 juta wisman.

Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB tahun 2018 mencapai 4,50 persen, dan tahun 2019 tembus 4,80 persen. 

Di sisi lain, ekonomi kreatif juga memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional karena mampu menyumbang Pendapatan Dometik Bruto (PDB) hingga Rp922 triliun pada 2016. Angka ini diprediksi terus naik setiap tahunnya sekitar 10%, sehingga pada 2018 diprediksi mencapai Rp1.105 triliun.

Angela bareng wamen

Angela adalah satu-satunya wamen perempuan dan berusia paling muda di kabinet. Wanita lulusan S2 dari University of New South Wales, Australia ini sudah menorehkan segudang prestasi, baik dalam dunia bisnis maupun politik di usiannya yang ke-32. Angela dinilai sosok yang mumpuni sebagai wakil menteri dari kalangan milenial.

Pelantikan Angela bersama 11 wamen lainnya ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan di Istana Kepresidenan. Diangkat melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 72.M.2019 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju periode Tahun 2019-2024. Keppres tersebut mulai berlaku sejak saat pelantikan, yaitu hari ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini