nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vatikan Luncurkan Gelang eRosary Seharga Rp1,5 Juta, Ajak Kaum Muda Katolik Lebih Banyak Berdoa

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 26 Oktober 2019 15:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 26 196 2122072 vatikan-luncurkan-gelang-erosary-seharga-rp1-5-juta-ajak-kaum-muda-katolik-lebih-banyak-berdoa-Trvb0rglIr.jpg Gelang eRosario (Foto: Metro)

Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh cukup besar bagi berbagai aspek kehidupan, termasuk menyangkut urusan agama. Baru-baru ini, Vatikan meluncurkan gelang Rosario yang terhubung dengan aplikasi. Gelang tersebut diberi nama eRosary.

Gelang eRosary terdiri dari 10 butir manik-manik yang terbuat dari batu akik berwarna hitam. Gelang ini juga dilengkapi oleh bandul berbentuk salib. Apabila bandul tersebut digunakan untuk membuat tanda salib, maka gelang akan berfungsi.

 Gelang

Hal ini dikarenakan di dalam gelang ada teknologi yang disebut ‘smart cross’ dan bisa mendeteksi gerakan.Gerakan membuat salib akan mengaktifkan gelang dan kemudian terhubung ke aplikasi eRosary Click to Pray.

Pembuatan gelang eRosary yang memiliki aplikasi bertujuan untuk menjaring pemuda Katolik agar lebih sering berdoa rosario. Melansir Metro, Sabtu (26/10/2019), gelang ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi yang berbasis di Taiwan, GadgTek Inc.

Teknologi dalam gelang juga dilengkapi dengan fitur Bluetooth dan tahan air. Tak hanya itu, pemakainya bisa mengetahui 3 cara berdoa rosario.

Gelang

Mulai dari berdoa rosario standar, rosario kontemplatif, dan rosario tematik. Di dalamnya juga juga berisi berbagai lagu dan doa. Fitur lainnya adalah gelang ini bisa melacak data kesehatan.

“Gelang ini menyatukan yang terbaik dari tradisi spiritual Gereja dan kemajuan terbaru dari dunia teknologi. Ditujukan untuk kaum muda yang mengerti teknologi, Click To Pray eRosary berfungsi sebagai panduan berbasis teknologi untuk mengajarkan cara berdoa rosario, berdoa untuk perdamaian, dan merenungkan Injil,” tulis penjelasan dari aplikasi tersebut.

 Gelang

Teknologi gelang eRosary ini muncul setelah Paus Fransiskus mengkritik orang-orang yang mengenakan salib sebagai barang mode. Dalam sebuah pidato, paus menyebutkan mereka yang memakai kalung salib tapi tidak berdoa telah melakukan pelecehan.

Dengan adanya gelang yang dijual seharga USD 109 atau Rp1,5 juta itu diharapkan pemakainya tak sekadar memakai, tapi juga berdoa. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Vatikan menyangkut gelang eRosary.

Sementara itu, ini bukan pertama kalinya Gereja Katolik berusaha menjangkau generasi muda melalui teknologi. Tahun lalu, sebuah kelompok evangelis Katolik meluncurkan aplikasi permainan ‘Follow JC Go !’.

Terinspirasi dari permainan Pokemon Go yang populer, karakter dalam aplikasi tersebut adalah orang suci yang namanya ada di Kitab Suci. harus 'menangkap' orang suci atau karakter Alkitab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini