nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Generasi Milenial Urban Mulai Beralih ke Sewa Baju Desainer Dibanding Beli, Kenapa?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 17:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 28 194 2122709 generasi-milenial-urban-mulai-beralih-ke-sewa-baju-desainer-dibanding-beli-kenapa-A4CSTzVMg3.jpeg Dea Amira (Foto : Sukardi/Okezone)

Dunia terus menyuarakan sustainable fashion atau busana ramah lingkungan. Mulai dari busana yang sudah tidak menggunakan pewarna buatan hingga koleksi yang benangnya berasal dari tanaman organik. Tidak hanya itu, kini industri mode pun dihiasi jasa sewa baju dan ternyata ini cukup diminati kaum milenial urban.

Ya, semakin banyak kaum milenial urban yang lebih tertarik untuk sewa baju koleksi desainer dibandingkan harus membelinya. Alasan pengeluaran dan manfaat guna barang tersebut menjadi alasan terbanyaknya.

Seperti yang dijelaskan CEO Rentique Dea Amira, kenapa jasa penyewaan baju semakin dilirik karena masyarakat modern sekarang semakin 'aware' dengan jahatnya fast fashion. Mereka sadar jika membeli baju dengan harga Rp3 juta misalnya, itu tidak akan bertahan lama dan mungkin tidak digunakan secara rutin.

Dea Amira

"Makanya, jasa penyewaan baju menjadi alternatif pilihan untuk mereka yang mau tampil selalu stylish dengan pakaian selalu baru. Karena rasanya akan cukup menguras kantong jika selalu beli baju baru dengan harga tinggi tapi manfaat gunanya tidak begitu terasa," paparnya saat diwawancarai Okezone di Jakarta Fashion Week 2020, Senin (28/10/2019).

Dea melanjutkan, mereka yang mulai melirik perilaku sewa baju koleksi desainer seperti ini kebanyakan dari kelompok usia 18 hingga 40 tahun. Dengan begitu, bisa dibaca kalau kalangan dewasa muda memang yang paling banyak menggunakan jasa 'unik' yang satu ini.

Terkait dengan koleksi seperti apa yang paling banyak disewa, Dea menuturkan bahwa dress one-piece yang paling banyak diincar. Hal ini biasanya karena kebutuhan kondangan atau acara pesta yang hanya dihadiri sekali.

Nah, untuk memberikan tampilan yang fresh dan selalu hits, mereka-mereka itu kemudian memilih untuk menyewa baju dibandingkan harus beli. Sekali lagi, ini karena baju yang dibeli harganya sangat tinggi dan kurang elok jika dikenakan berkali-kali. Makanya, mereka memilih sewa saja.

Dea JFW

"Meski nyewa, kualitas tetap menjadi prioritas utama pelaku kebiasaan ini. Mereka tetap menginginkan koleksi yang bagus bahkan up to date dan hal itu sangat wajar. Makanya, penyedia jasa juga berlomba untuk tetap menyediakan koleksi yang terbaru dan dari jenis yang beragam," paparnya.

Selain alasan yang sudah diterangkan itu, Dea menambahkan, kaum milenial urban lebih memilih sewa baju karena mereka suka merasa 'nggak punya baju di lemari' padahal isinya baju semua. Hal ini bisa terjadi kalau menurut Dea karena kualitas di busana itu tidak bagus.

Makanya, orang-orang merasa nggak punya baju karena mereka melihat baju yang ada di lemari mereka sudah pernah dipakai dan kualitasnya tidak bagus. Selain itu juga karena koleksi tersebut sangat 'occational' sehingga sulit untuk dipakai di banyak tempat.

Dea pith

"Masalah ini yang kemudian menggiring kaum milenial urban memilih sewa baju dibandingkan harus beli. Kekecewaan karena fast fashion menjadi alasan lain mereka lebih pilih sewa dibandingkan beli baru," tambah Dea.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini