nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Menkes Terawan Ingatkan Soal Stunting

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 21:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 28 481 2122821 peringati-hari-sumpah-pemuda-menkes-terawan-ingatkan-soal-stunting-rv9RqSC9w2.jpg Menkes Terawan (Foto : Tiara/Okezone)

Hingga saat ini, Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober selalu diperingati dengan upacara bendera. Banyak pula pejabat negara yang menyampaikan pesan dan makna di balik Hari Sumpah Pemuda. Salah satunya adalah Menteri Kesehatan Menkes) Letjen TNI (Purn) Dr. dr Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) atau yang akrab disapa Menkes Terawan.

Ditemui Okezone, Senin (28/10/2019), dalam sebuah acara di Jakarta Timur, Menkes Terawan mengaitkan Hari Sumpah Pemuda dengan upaya penurunan stunting. Seperti yang diketahui, stunting adalah salah satu masalah kesehatan pada anak di seribu hari pertama kehidupan yang masih membayangi Tanah Air. Anak yang mengalami stunting kualitas hidupnya di masa depan kurang baik.

Stunting terjadi karena kebutuhan nutrisi pada anak di seribu hari pertama kehidupan tidak terpenuhi dengan baik. Hal ini dapat membuat pertumbuhan anak menjadi terhambat, begitu juga dengan perkembangan otaknya yang tidak maksimal. Stunting menyebabkan nilai IQ dan DQ anak yang lebih rendah, gangguan emosional lebih tinggi, serta performa sekolah dan prestasi yang buruk. Bila dibiarkan, maka berdampak pada pembangunan bangsa.

menkes terawan stunting

Menkes Terawan mengatakan, perlu upaya bahu membahu untuk mengatasi stunting. Fokusnya bukan hanya pada asupan kesejahteraan fisik tetapi juga pendidikan terutama cara merawat anak.

"Merawat agar anak tidak termasuk golongan stunting sehingga nantinya anak tumbuh jadi generasi yang maju dan memimpin. Bukan hanya di tingkat nasional tapi dunia, seperti hari ini, Hari Sumpah Pemuda," imbuh Menkes Terawan.

Di sisi lain, mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu juga mengatakan stunting berkaitan erat dengan angka kematian ibu. Menurunkan angka kematian ibu dan anak dapat membantu mencegah stunting. Oleh karenanya, kesejahteraan ibu perlu ditingkatkan baik secara jasmani maupun secara pendidikan.

menkes terawan semangat

"Kalau jasmani sehat tapi pendidikan enggak sehat, maka memberikan asupan keperawatan kepada anak jadi tidak baik. Nanti stunting tidak bisa diatasi," ucap Menkes Terawan.

Menurut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, dr Hasto Wardoyo SpOG (K), upaya menurunkan stunting bisa dilakukan dengan membina keluarga baduta dan program generasi berencana. Cara itu dapat membantu menghindari kehamilan yang tidak diinginkan dan memberi jarak kehamilan agar pemberian nutrisi pada anak bisa optimal.

Terawan manyun

"Generasi berencana itu membuat nantinya keluarganya terencana yaitu menikah bukan karena by accident melainkan by design," pungkas Hasto saat ditemui dalam kesempatan yang sama.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini