nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Gentha Agzistiawan Wakili Indonesia di Kompetisi Asia Pacific Bartender Competition 2019

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 13:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 29 298 2123012 cerita-gentha-agzistiawan-wakili-indonesia-di-kompetisi-asia-pacific-bartender-competition-2019-17OtM1KdZu.jpg Cerita Gentha ikut ajang bartender internasional (Foto : Dimas/Okezone)

Setelah tiga bulan melewati masa karantina, M Gentha Agzistiawan tampil memukau dalam kompetisi TGI Fridays Asia Pacific Bartender Competition 2019. Kompetisi bartender bertaraf internasional itu diikuti oleh lima peserta dari Indonesia, Filipina, Jepang, Taiwan, dan Guam ini telah dilangsungkan sejak tanggal 20 - 23 Oktober 2109, di Gandaria City, Jakarta Selatan.

Kelima bartender terbaik dari Asia Pasifik ini mengikuti rangkaian tes dengan standarisasi internasional. Tes “Flairing” menjadi tantangan terakhir yang harus mereka tunjukkan di depan kelima juri dan lebih dari 100 tamu undangan dan para pengunjung.

Malam itu, Gentha sebetulnya tampil memukau meski beberapa kali ia melakukan kesalahan saat sedang melakukan flairing. Tepuk tangan dan sorak sorai penonton terdengar bersautan saat bartender berusia 21 tahun itu beraksi di atas panggung. Beberapa kali Gentha juga terlihat mengobrol santai dengan para dewan juri, karena hal itu menjadi salah satu penilaian penting bagi para bartender.

Gentha goyang

Ya, tugas bartender tidak hanya sekadar meracik minuman, tetapi membuat para customer atau pengunjung nyaman dan merasa dekat dengan mereka. Nah, pada kompetisi kali ini, Gentha sempat menjelaskan kepada para juri bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dengan segudang daya tarik wisata, tidak hanya Bali dan Jakarta saja.

Sayangnya, bartender asal Filipina lah yang berhasil keluar sebagai juara pertama pada kompetisi Asia Pacific Bartender Championship tersebut. Dengan demikian, Marinel Paguia berhak mendapatkan uang tunai senilai Rp14 juta dan mengikuti World Bartender Championship di Tennese, Amerika Serikat, pada Maret 2020 mendatang.

“Event dengan skala internasional ini sudah selesai diselenggarakan dan kami mendapatkan apresiasi tinggi dari prinsipal serta tamu undangan. Harapannya, acara-acara seperti ini akan sering kami selenggarakan untuk mencetak bartender handal kelas dunia dan berdiri bangga membawa nama Indonesia” ujar Vila Huwae, Chief Marketing TGI Fridays Indonesia.

Saat ditemui Okezone di lokasi acara, Gentha mengungkapan rasa terima kasihnya kepada para penonton yang telah setia mendukungnya selama kompetisi bartender tingkat Asia Pasifik tersebut berlangsung.

“Gue ucapkan terima kasih untuk semua orang yang sudah mendukung. Gue ikut kompetisi ini tujuannya murni ingin menchallenge diri sendiri, dan senang rasanya bisa mewakili Indonesia,” tutur Gentha.

Sejak tiga bulan lalu, Gentha memang telah menjalani masa karantina untuk persiapan mengikuti TGI Fridays Asia Pacific Bartender Competition 2019. Ia dipercaya mewakili Indonesia yang tahun ini menjadi tuan rumah ajang tersebut.

Gentha semangat

Selama masa karantina, Gentha harus menghapal 1 buku yang berisikan 75 resep minuman beralkohol yang telah disesuaikan dengan standar internasional. Ini bukan perkara mudah, karena resep menjadi elemen terpenting dalam sebuah sajian minuman.

"Benar-benar harus teliti, karena standar ingredientnya harus diperhatikan, temperatur, penyajian birnya gimana, foamnya harus berapa cm, dan masih banyak lagi," papar Gentha.

Namun tahap yang paling ia khawatirkan adalah tes flairing atau freestyle. Pada tahap ini, setiap bartender harus memperagakan gerakan-gerakan tertentu yang sekiranya bisa menghibur juri dan para customer.

Gentha kumisan

Dalam 3 bulan terakhir, Gentha telah memecahkan 40 botol minuman untuk menyempurnakan gerakan. Setidaknya ada 14 teknik flairing yang harus dikuasai para bartender, mulai dari stall di tangan, botle roll, pouring, swipe through, behind back, dan masih banyak lagi.

"Selama latihan gue udah sering mengalami cedera, seperti tangan gue sobek sampai pour spot (ujung botol) menancap di punggung. Tantangannya, tangan gue masih suka gemetar, kalau movenya udah dapat pasti enjoy," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini