nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Logo Produk Kulinernya Ditiru Netizen, Kaesang: Pengacara Mana Pengacara?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 22:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 29 298 2123356 logo-produk-kulinernya-ditiru-netizen-kaesang-pengacara-mana-pengacara-b77vwfNzSy.jpg Kaesang Pangarep (Foto: kaesangp/Instagram)

Kaesang Pangarep mengkritik keras ulah seorang netizen yang meniru logo produknya untuk kepentingan komersial. Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu pun mengungkapkan alasannya melalui sebuah cuitan di Twitter.

Hal ini bermula saat seorang netizen membagikan sebuah screen shot yang ia dapat dari Facebook. Dalam unggahan itu terlihat jelas bahwa seorang netizen bernama Watii, membagikan beberapa foto barang dagangannya yang sekilas mirip dengan usaha kuliner milik Kaesang Pangarep.

Bahkan, pada unggahan tersebut Watii tengah mempromosikan olahan pisang goreng bertopping, sama seperti Sang Pisang milik Kaesang. Selain meniru konsep makanan, Watii juga mencaplok logo Sang Pisang.

Kaesang pun merasa tidak terima bila logonya digunakan tanpa izin dan untuk keperluan komersial. Menanggapi hal tersebut, Kaesang pun menulis "loyer mana loyer" (lawyer mana lawyer).

 Twitter

Ia tidak mempermasalahkan bila ada netizen yang ingin ikut merintis bisnis makanan berbahan dasar pisang goreng. Namun bila sampai meniru logo produk, Kaesang menegaskan bahwa hal tersebut sudah sangat kelewatan dan melanggar hak cipta. Tak pelak bila akhirnya memicu pro dan kontra di kalangan netizen.

Ada yang mengatakan, Kaesang Pangarep telah menjadi sosok inspirasi di kalangan para pedagang kecil sehingga mereka boleh meniru logo Sang Pisang.

"Mas Kaesang gpp kali ya.. Bukankah Sang Pisang menginspirasi banyak orang untuk maju, jadi pada mau buka usaha mandiri.. Seharusnya sang pelopor bangga bisa jadi contoh yang baik untuk banyak orang. Kembali lagi soal rejeki kan sudah ada yang atur.. Biar ciptaannya sama tetap rejekinya beda," tulis akun @DjamisAgnes.

Kendati demikian Kaesang tetap dengan pendiriannya, bahwa logo menjadi salah satu identitas suatu brand dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, ia tidak berkenan bila logo Sang Pisang ditiru oleh orang lain, terlepas apakah mereka benar-benar terinspirasi dari produknya.

 Pria berbaju hiitam

"Saya gak pernah masalahin orang yang meniru produk kami, tapi bukan brarti boleh meniru logo kami," tulis Kaesang.

Persoalan ini juga membuat rekan bisnis Kaesang ikut berkomentar. Chef Arnold Poernomo yang gemar melontarkan jokes-jokes receh, membagikan sebuah tips ampuh bagi siapa saja yang ingin merintis bisnis kuliner.

"Nih kokoh ajarin kalo mau business dan cuan... Rule no 1. Jangan asal jiplak logo!

Kalo mau jiplak liat dulu lawan mu sopo Wkwkwkwk. Jadi pengen Pisgor Bu Nanik nih," sindir Arnold.

Selain Arnold, sejumlah netizen pun turut berkomentar.

"Ini bener sih, takutnya nanti malah terjadi penipuan yg 'tidak disengaja', spt mau beli sang pisang tp kebeli yg kw, apalagi klo kualitasnya beda," tulis akun @pirpirang.

"Dalam dunia bisnis, meniru logo yg sudah terdaftar resmi adl pelanggaran hukum. Saya kira yg meniru harus sadar dan segera menggantinya. Salam Jagung!!!," tulis akun @JagungSerutS.

"Terinspirasi utk menciptakan kreasi makanan yg sama boleh, tapi ya gak sak logonya dipake juga mbaa.. Itu buka terinspirasi, tapi PLAGIAT namanya. Ada copyright lho. Dan ga gampang buat bikin satu brand. Jgn mentang-mentang mas Kaesang suka guyon, dianggap nerimo ae. Kok gemes ya aku?," tulis akun @little_agassi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini