6 Penyebab Pil KB Tak Berhasil Cegah Kehamilan

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 29 481 2123270 6-penyebab-pil-kb-tak-berhasil-cegah-kehamilan-y7YdDQiTZs.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Pil pengendali kelahiran atau yang lebih dikenal dengan istilah pil KB hingga kini masih menjadi pilihan masyarakat untuk mencegah terjadinya kehamilan. Hanya saja, peluang terjadinya kehamilan dengan pil KB masih tergolong tinggi. Ada beberapa faktor yang membuat pil KB tidak bekerja optimal.

Melansir The Sun, Selasa (29/10/2019), inilah 6 alasan perempuan masih bisa hamil meskipun sudah mengonsumsi pil KB secara rutin dan teratur:

 Pil

1. Tidak langsung diminum

Pil KB akan bekerja efektif adalah bila dikonsumsi secara teratur, terutama setelah sehabis berhubungan seksual. Apabila perempuan dan pasangannya berhubungan seksual di malam hari, maka sesegera mungkin di pagi hari harus konsumsi pil KB. Apabila menunda-nunda, peluang terjadinya proses pembuahan sel telur oleh sperma semakin tinggi.

2. Sakit setelah meminum pil KB

Seperti obat-obatan pada umumnya, pil KB dapat memicu reaksi pada tubuh. Gejala yang sering terjadi adalah mual. Hal ini dapat membuat kondisi tubuh menurun yang menyebabkan pil KB tidak bekerja secara optimal. Oleh karenanya, apabila sehabis meminum pil KB perempuan malah sakit, ia harus segera menghubungi ob-gyn guna menggantinya dengan merek lain.

 

3. Memiliki kelebihan berat badan

Pil KB kurang bekerja optimal pada perempuan yang memiliki indeks massa tubuh tinggi alias kelebihan berat badan atau obesitas. Hal ini telah dibuktikan oleh sejumlah penelitian. Untuk itu, bagi perempuan yang indeks massa tubuhnya tinggi disarankan memilih IUD sebagai metode kontrasepsi agar hasilnya lebih efektif.

 Pil

4. Terlalu sering berhubungan seks tanpa kondom

Banyak yang berpikir minum pil KB membuat mereka dalam kondisi aman sehingga bebas melakukan hubungan seksual tanpa kondom. Tapi perlu diingat, kemungkinan terjadinya pembuahan sel telur oleh sperma sehabis berhubungan seks tetap ada. Semakin sering berhubungan seks tanpa kondom, maka semakin besar peluang untuk hamil.

5. Konsumsi obat lain

Obat-obatan atau produk herbal tertentu dapat menyebabkan pil KB bekerja kurang efektif. Sebut saja obat-obatan yang meningkatkan kadar enzim hati serta yang digunakan untuk perawatan HIV dan TBC.

 

6. Diminum selama ovulasi

Faktor terakhir adalah pil KB diminum saat terjadinya ovulasi atau masa subur. Apabila di waktu itu perempuan bercinta dengan pasangannya, maka besar kemungkinan sperma dapat membuahi sel telur dengan mudahnya. Sebab di waktu itu sel telur yang dikeluarkan oleh rahim tengah berada dalam kondisi matang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini