nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Menunduk Bermain Ponsel Sebabkan Kulit Leher Mengendur

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 18:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 29 481 2123279 sering-menunduk-bermain-ponsel-sebabkan-kulit-leher-mengendur-Yl32zQRyRl.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Seberapa besar perhatian yang Anda berikan pada kulit di area leher? Beberapa mungkin mengabaikannya karena hanya berfokus pada wajah. Padahal sama seperti kulit di bagian lainnya, kulit di area leher juga mengalami penuaan.

Tanda-tanda kulit di leher mengalami penuaan adalah menjadi kendur dan muncul keriput. Belum lagi ditambah pancaran sinar matahari. Salah satu alasan yang membuat kulit di area leher menjadi kendur karena lapisan dermisnya sangat tipis.

 perempuan memegang ponsel

“Lapisan dermis di leher yang mengandung kolagen, sangat tipis sehingga membuatnya lebih rentan terhadap penuaan daripada bagian tubuh lainnya," kata Dendy Engelman, seorang dokter kulit dan ahli bedah Mohs di Manhattan Dermatology and Cosmetic Surgery.

Alasan lainnya adalah tidak mengaplikasikan tabir surya pada leher. Hal itu dapat memicu terjadinya penuaan dini pada kulit leher. Faktor lainnya adalah kecanduan ponsel yang membuat seseorang cenderung menunduk dibanding menegakkan kepalanya.

"Paparan sinar matahari dan cara melihat ponsel dengan menunduk yang dilakukan berulang kali dapat membuat perubahan di kulit leher. Kulit menjadi keriput dan ada kemungkinan muncul bintik-bintik hitam. Menunduk menyebabkan tekanan oksidatif pada struktur kulit sehingga menyebabkan bintik hitam lebih awal, hiperpigmentasi, dan tanda-tanda penuaan dini lainnya,” ujar Dendy seperti yang Okezone kutip dari Elle, Selasa (29/10/2019).

Kulit leher yang mengendur masih bisa diatasi, sama halnya dengan kulit di tubuh area lain. Untuk membuat kulit leher kembali kencang adalah meningkatkan produksi kolagen. Kenakanlah produk perawatan yang mengandung retinol, peptide, dan asam hialuronat. Bahan-bahan tersebut membantu regenerasi dan melembapkan kulit. Selain itu, perawatan seperti botox dapat menyamarkan garis-garis halus di leher dan meremajakan kulit.

“Laser dan frekuensi radio bisa menjadi pilihan perawatan minimal invasif. Laser CO2 terfraksionasi sehingga bekerja dengan baik untuk membantu membuat kulit leher terlihat lebih muda, menyamarkan keriput, dan kulit lebih kencang. Hasil yang sama didapatkan dari perawatan yang menggunakan frekuensi radio dan teknologi ultrasonik," ujar Dendy.

Ingatlah untuk mengaplikasikan produk perawatan wajah hingga ke leher. Cara ini dapat mencegah terjadinya penuaan dini. Selain itu, gunakan tabir surya dan batasi rentang gerak pada leher. Dengan begitu, kulit leher tidak terlalu sering meregang.

"Cobalah untuk membawa ponsel ke arah wajah alih-alih menggerakkan leher untuk melihatnya. Kulit leher cukup tipis dan tidak memiliki kapasitas penyembuhan seperti di bagian tubuh yang lain. Jadi pencegahan adalah kuncinya,” pungkas Dendy.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini