nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masak Bareng si Kecil, Jangan Lakukan Ini Demi Tumbuh Kembang Anak

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 15:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 30 196 2123548 masak-bareng-si-kecil-jangan-lakukan-ini-demi-tumbuh-kembang-anak-RVZxuM3pix.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Memasak bisa menjadi salah satu contoh kegiatan bonding time yang menyenangkan antara orangtua dengan anak. Memasak juga bisa menjadi salah satu cara menstimulasi tumbuh kembang anak.

Terlepas dari banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh anak, melakukan aktivitas memasak bersama ini nyatanya tidak boleh asal dilakukan oleh orangtua. Karena bisa memengaruhi tumbuh kembang anak

papa masak

Dari sisi psikologis, seperti dikatakan oleh Saskhya Aulia Prima, psikolog anak, ada pakem-pakem tertentu yang sebaiknya ditaati oleh orangtua agar aktivitas memasak bersama ini bisa berjalan lancar. Selain itu, aktivitas memasak juga harus menyenangkan tidak hanya untuk orangtua, namun bagi anak. Semua itu demi tumbuh kembang anak bisa optimal.

Dijelaskan Saskhya, hal pertama yang harus dihindari orangtua adalah mendikte anak atau terlalu mengarahkan. Sebab, sejatinya orangtua itu tugasnya adalah memfasilitasi anak.

Salah satu tujuannya, agar anak bisa lebih bereksplorasi. Dengan ini, anak akan lebih berani mencoba hal-hal baru.

Memasak dengan anak

“Sebagai orangtua, tidak hanya saat kegiatan memasak bersama, tapi yang kita hindari yaitu terlalu mengarahkan. Sebab bisa jadi anaknya punya kreativitas lain dalam memasak di luar cara-cara kita. Makanya, yang bisa orangtua lakukan pertama adalah memastikan lingkungan tempat kita melakukan aktivitas itu aman, tidak berbahaya bagi anak,” ujar Saskhya kala dijumpai Okezone belum lama ini di Jakarta Selatan.

Selain melarang untuk mendikte, Saskhya menyarankan sebagai orangtua sudah sepatutnya untuk memberikan penjelasan yang jelas kepada anak. Termasuk ketika memuji hasil pekerjaan anak.

Masak dengan anak happy

“Beri arahan bukan mengontrol secara langsung, jadi kalau mau muji bukan cuma dia pinter, bagus, keren. Jelasin misalnya, "mama baru tahun ngocok telurnya bisa gitu". Jadi hargai proses yang anak lakukan. Orangtua hanya bilang keren, anaknya enggak tahu yang dimaksud tuh yang kayak apa,” tukasnya singkat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini