nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahan Lama, Rendang Jadi Bekal Favorit Rombongan Haji Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 21:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 30 298 2123833 tahan-lama-rendang-jadi-bekal-favorit-rombongan-haji-indonesia-6Mr9wjIS9f.jpg Rendang (Foto: Shutterstock)

Siapa sih yang tidak tahu rendang? Kuliner asli Indonesia yang berulang kali dinobatkan sebagai makanan terlezat dunia ini memang memiliki cita rasa yang tak diragukan lagi.

Saking lezatnya, rendang juga menjadi incaran para selebriti hingga tokoh dunia saat berkunjung ke Tanah Air. Namun tahukah Anda, rendang ternyata merupakan salah satu bekal favorit para rombongan haji Indonesia saat hendak menyambangi Tanah Suci.

Hal ini dijelaskan secara gamblang oleh mantan Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Oni Yulfian. Menurut penuturan Oni, selain menyuguhkan cita rasa yang lezat, rendang termasuk salah satu makanan yang tahan lama sehingga menjadi pilihan utama para jamaah haji.

 Makanan di piring

"Rendang itu tahan berminggu-minggu bahkan bisa berbulan-bulan. Jadi ya dia salah satu makanan yang banyak disiapkan sebelum berangkat haji. Saya sendiri bawa waktu naik haji tahun 2005," tutur Oni Yulfian saat dihubungi Okezone via sambungan telefon, Rabu (30/10/2019).

Oni menambahkan, kala itu ia dan rombongan haji Sumatera Barat memang harus mengolah sendiri rendang untuk bekal mereka di Tanah Suci. Berbeda dengan sekarang, ada banyak sekali produk rendang kemasan yang dijual di pasaran.

Ya, seiring berkembangnya teknologi, para pengusaha kuliner semakin gencar meluncurkan inovasi-inovasi menarik guna mendongkrak kualitas produk olahan mereka. Begitu pula dengan olahan rendang ini. Daya tahannya jadi lebih lama berkat kemasan yang didesain khusus untuk menjaga rasa dan kualitasnya.

"Sekarang sudah ada rendang dalam bentuk kemasan ada yang menggunakan kaleng, kaca, ada juga yang dibungkus dengan alumunium foil. Pokoknya semakin beragam," terang Oni.

Keputusan Oni untuk membawa rendang sebagai bekal makanan selama ibadah haji bermula dari kekhawatirannya dengan hidangan khas Timur Tengah. Apalagi pada saat itu ia mengikuti program haji dari pemerintah.

Dalam arti lain, seluruh fasilitas yang ia dapatkan telah disesuaikan dengan biaya yang ia keluarkan. Lain halnya ketika ia mendaftar haji via ONH Plus pada 2018 silam. Mengingat biaya program haji ini cukup besar, Oni pun percaya bahwa pihak pengelola telah menyediakan segala fasilitas dengan baik, termasuk untuk urusan makanan.

"Waktu tahun 2005 itu, kita kan enggak tahu seperti apa fasilitas yang dikasih. Jadi minimal saya sudah siapkan makanan karena ini sangat penting demi kenyamanan saat beribadah. Oleh karena itu, saya putuskan untuk membawa rendang, teri kacang, bahkan sambal," jelas Oni.

"Lagipula, makanan Timur Tengah itu enaknya cuman disantap 2-3 hari pertama, setelah itu benar-benar bosan dan enggak sesuai dengan lidah. Mau gak mau harus kembali menyantap makanan kita sendiri," tukas pria yang kini dipercaya menjadi bagian dari Kementerian Pariwisata di bidang industri dan pengembangan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini