nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sleeping Beauty Dunia Nyata, Gadis Ini Sudah Tidur 2 Bulan Non-Stop!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2019 10:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 30 481 2123479 sleeping-beauty-dunia-nyata-gadis-ini-sudah-tidur-2-bulan-non-stop-AXz0BnIK1B.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SIAPA bilang kisah putri tidur hanya ada di dalam dongeng anak-anak? Seorang wanita asal Kolombia berusia 17 tahun, baru saja didiagnosa penyakit langka yang disebut dengan istilah "Sleeping Beauty" atau Kleine-Levin syndrome.

Kisahnya menjadi perhatian dunia setelah ibu Sharik Tovar meminta bantuan kepada pihak berwajib. Ia mengaku kesulitan menjaga anak perempuannya itu. ´╗┐Dilansir Okezone dari OddityCentral, Sharik diketahui telah mengidap sindrom Kleine-Levin sejak masih berusia 2 tahun.

Dilaporkan hanya ada 40 orang di dunia ini yang mengidap kondisi super langka tersebut. Sindrom Kleine-Levin ditandai dari pola tidur yang berlebihan dan perubahan kognitif serta perilaku.

Dalam kasus Sharik, ia mengalami hypersomnia yang dapat bertahan hingga dua bulan. Hypersomnia merupakan kondisi saat seseorang terlalu mengantuk di siang hari, atau mengabiskan waktu terlalu lama saat tertidur.

setelah melewati fase ini, Sharik biasanya akan lupa ingatan secara sementara dan terkadang permanen.

Saat hypersomnia menyerang, ibu Sharik, Marleny harus memberikan asupan makanan yang telah dicairkan atau melalui infus. Tidak hanya itu, setelah melewati fase ini, Sharik biasanya akan lupa ingatan secara sementara dan terkadang permanen.

"Setelah 48 hari tertidur dari bulan Juni tahun lalu, dia sempat mengalami lupa ingatan. Dia selalu melontarkan sebuah pertanyaan berulang kali, 'siapa aku?'," tutur Marleny Tovat kepada Caracol News.

Tahun ini, sepanjang bulan Januari dan Februari, Sharik mengalami tidur yang panjang selama kurang lebih 22 hari. Alhasil, Marleny harus memberinya makan setiap dua jam sekali.

Sampai sekarang, Sharik belum menjalani proses catheter, mengingat ia masih bisa diberi makan secara manual. Namun, Marleny harus mencairkan seluruh makanan yang ia masak untuk buah hatinya.

Dia juga harus berhenti bekerja untuk merawat Sharik. Itulah sebabnya kini ia meminta bantuan kepada pihak berwenang dan para profesional medis. Sayangnya, hingga saat ini, Marleny belum mendapatkan bantuan dari siapapun.

Kasus Sharik Tovar sebetulnya sempat menjadi berita utama pada tahun 2017 lalu, tapi Walikota Acacias bahkan memberikan bantuan berupa rumah khusus bagi Sharik dan keluarganya, sehingga mereka tidak perlu lagi membayar uang sewa rumah.

Kasus Sharik Tovar sebetulnya sempat menjadi berita utama pada tahun 2017 lalu

"Saat ini kami sedang menangani isu terkait kontruksi tangki bawah tanah untuk menyimpan cadangan air," tutur Walikota Orlando Gutierrez.

Marlent Tovar juga menghimbau pihak medis untuk mempercepat bantuan nutrisi tambahan untuk Sharik agar ia bisa bertahan hidup selama mengalami hypersomnia. Selain itu, ia meminta obat-obatan khusus untuk mencegah dan memperbaiki ingatan sang anak yang rusak akibat penyakit tersebut.

"Saat ini hanya itu yang ia butuhkan karena dia tidak menyantap makanan seperti orang normal," kata Marleny tentang suplemen yang ia minta.

Sampai detik ini, belum diketahui secara pasti penyebab utama sindrom Kleine-Levin. Namun sejumlah ahli menyebut kondisi diduga karena terjadinya viral infections, dan belum ada obat untuk menyembuhkannya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini