nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengalaman Indah Tantang Hantu Leak di Hotel Bali, Ada yang Jawab Dong

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 22:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 31 612 2124290 pengalaman-indah-tantang-hantu-leak-di-hotel-bali-ada-yang-jawab-dong-kxbsRggoSQ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

DALAM bertutur kata dan bercakap-cakap, memang akan lebih baik kita menghargai orang yang mendengarkan kita. Tidak perlu ada kata-kata kasar bahkan nada amarah yang perlu terlontar jika memang tidak diperlukan.

Terlebih lagi di tempat asing, yang sehari-harinya bukan menjadi tempat yang sering kita datangi. Sebab, mungkin bisa saja ucapan kasar atau umpatan tersebut mengganggu ‘makhluk lain’ yang berada di tempat tersebut.

Nah, percaya atau tidak inilah yang dialami sebut saja Indah, yang sehari-harinya bekerja sebagai jurnalis di Jakarta, kala asyik berwisata bersama teman-teman sekolahnya ke Bali saat masih duduk di bangku SMA (sekolah menengah atas) beberapa tahun silam.

Indah menuturkan, kala itu ia berdua dengan dua orang temannya yakni Icha dan Rani mendapatkan kamar yang terletak di ujung lorong lantai dua sebuah hotel bintang empat di Bali. Awalnya, Indah dan kedua temannya merasa senang karena kamar tersebut ukurannya jauh lebih besar daripada kamar lainnya di lantai tersebut.

karena kamar tersebut ukurannya jauh lebih besar daripada kamar lainnya di lantai tersebut.

Singkat cerita, karena kamar Indah ukurannya paling besar di antara yang lain. Maka tidak heran kamar Indah menjadi tempat kumpul atau basecamp, untuk sekedar makan atau mengobrol sebelum tidur dan kembali ke kamar masing-masing.

Asyik bersenda gurau bersama teman-temannya, Indah mengaku ia sempat berucap kasar bernada menantang. Kala itu Indah berujar bahwa ia tidak takut dengan legenda hantu Leak yang terkenal di Bali.

Hingga akhirnya teman-teman Indah memutuskan untuk pamit dan kembali ke kamar masing-masing untuk tidur. Indah bersama Rani pun mengantar teman-temannya tersebut hingga sampai pintu kamar.

Tapi, saat sedang berdiri di pintu kamar sambil melambaikan tangan kepada teman-temannya serta mengucapkan salam sampai jumpa, tidak lama Indah mendengar ucapan ‘Thank you ya,” cukup jelas dan terasa dekat di telinganya.

Di sinilah Indah merasa heran, sebab saat itu sudah tidak ada orang yang berbicara. Apalagi beberapa teman yang ia antarkan, sudah berjalan di lorong dan sudah cukup jauh dari kamarnya.

 Rani berkata mungkin saja ucapan terima kasih itu datang dari kamar di seberang depan.

Merasa ada yang tak beres, Indah sempat bertanya kepada Rani apakah ia mendengar juga ucapan terima kasih tersebut. Namun Rani menjawab ia tak mendengar apapun, Rani berkata mungkin saja ucapan terima kasih itu datang dari kamar di seberang depan.

Meski begitu, Indah tetap merasa tidak tenang, dia pun akhirnya memutuskan untuk mengajak Rani dan Icha untuk pindah kamar langsung malam itu juga. Walau harus tidur berhimpitan dengan teman-teman lainnya di satu kamar yang tidak begitu luas.

Keesokan paginya, Indah dengan Rani serta Icha yang masih penasaran mencoba menghubungi resepsionis hotel, demi memastikan, apakah kamar di seberang depan kamar mereka itu telah terisi atau kosong tak berpenghuni.

Setelah itu, terjawab lah bahwa kamar yang berada tepat di seberang depan kamar Indah adalah kamar kosong tak ada orang yang memesan dan mengisinya.

Nah, lalu siapakah yang semalam menyahuti Indah dan mengucapkan terima kasih?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini