nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lensa Orthokeratology, Alternatif Atasi Mata Minus yang Lebih Murah dari Lasik

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 13:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 01 481 2124523 lensa-orthokeratology-alternatif-atasi-mata-minus-yang-lebih-murah-dari-lasik-C6det8EkYc.jpg Ilustrasi (Foto: Myopia)

Sekarang ini banyak pemilik mata minus yang melakukan lasik karena ingin melihat secara normal tanpa bantuan kacamata atau lensa kontak. Namun biaya yang dibutuhkan untuk lasik cukup tinggi. Beruntung, ada cara lain yang bisa menjadi alternatif yaitu menggunakan lensa orthokeratology.

Lensa orthokeratology adalah lensa kontak yang didesain khusus untuk mata minus. Dijelaskan oleh ahli bedah dan refraktif mata, Dr. dr Tri Rahayu, SpM(K), FIACLE, cara kerja lensa tersebut adalah mendatarkan kornea di bagian tengah dan menyisakan kornea yang sedikit mancung di bagian pinggir. Dalam kondisi kornea yang sepertin itu, secara medis mengurangi keadaan periferal defokus.

 Lensa

"Periferal defokus menyebabkan perpanjangan bola mata karena bagian pinggir dari mata masuk fokusnya ke belakang retina. Istilah kata, jerapah lehernya panjang karena harus mendapatkan makanan yang tinggi. Kalau fokus mata jatuh di belakang retina, maka bola mata akan memanjang," ujar dr Tri saat ditemui Okezone dalam suatu acara diskusi di Sudirman, Kamis, 31 Oktober 2019.

Perpanjangan bola mata itu fungsinya adalah menajamkan penglihatan. Semakin bola mata bertambah panjang, maka mata minus semakin bertambah. Pada proses lasik, bola mata tersebut 'dipotong' agar bentuknya seperti semula sehingga minus hilang. Namun cara kerja lensa orthokeratology berbeda.

"Lensa ini digunakan pada malam hari saat tidur. Nantinya perubahan kontur kornea dapat menyebabkan terbentuknya bayangan tepat di retina sehingga bisa melihat normal. Tapi ini hanya berlangsung sementara," ucap dr Tri.

Dirinya menjelaskan, lensa orthokeratology memiliki dua fungsi. Pertama, membebaskan orang yang memiliki mata minus dari penggunaan kacamata. Orang tersebut bisa tidak menggunakan kacamata dari pagi hingga sore hari.

Sebab lensa telah mengatur posisi kornea sedemikian rupa. Namun kondisinya akan kembali seperti semula pada malam hari sehingga lensa harus kembali digunakan dan dilepas keesokan pagi, begitu seterusnya.

"Fungsi lain dari lensa ini adalah menghambat perpanjangan bola mata sehingga penambahan minus mata juga terhambat," kata dr Tri.

Untuk mendapatkan lensa orthokeratology harus lebih dahulu menjalani pemeriksaan mata dengan dokter mata yang ahli di bidang tersebut. Secara biaya, penggunaan lensa kontak ini lebih murah dibandingkan lasik. Namun perlu penggantian setiap 2 tahun sekali.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini