nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penelitian Ungkap Setahun Pria Abaikan Omongan Perempuan 388 Kali, Sebabnya?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 04 November 2019 04:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 03 481 2125124 penelitian-ungkap-setahun-pria-abaikan-omongan-perempuan-388-kali-sebabnya-VJrGbWNURE.jpg Pria 388 kali abaikan perempuan dalam setahun (Foto : OK Magazine)

Sebuah studi menemukan bahwa pria abaikan perempuan rata-rata 388 kali dalam setahun. Sebagian besar dari pria mengabaikan perintah pasangannya akibat pendengaran selektif.

Pria abaikan perempuan di sini artinya hanya mau mendengarkan bagian-bagian tertentu saja pada pesan yang disampaikan oleh sang pasangan. Studi yang dilakukan oleh Scrivens Opticians menemukan bahwa tiga perempat orang di Inggris percaya bahwa pasangan mereka memiliki pendengaran selektif.

Kebiasaan mendengarkan selektif ini cenderung mempengaruhi pria ketimbang wanita. Studi tersebut mengungkapkan bahwa pria mengabaikan wanita sebanyak 388 kali setiap tahunnya.

Pasangan Berantem Dicuekin

Berdasarkan penelitian, bisa disimpulkan bahwa pria abaikan perempuan sekali dalam sehari. Sementara itu wanita akan secara selektif mendengar apa yang dikatakan para pasangan mereka sebanyak 339 kali setiap tahunnya.

Menurut para ahli, kebiasaan ini bisa menyebabkan seseorang mengalami kesulitan pendengaran. Sebagaimana dilansir VT, jajak pendapat yang disurvei dari 2 ribu orang dewasa membuktikan bahwa empat dari sepuluh responden mengatakan bahwa mereka tahu dengan pasti jika pasangan mereka berjuang untuk mendengar.

Pria Kencan

Selain itu sepertiga responden lain mengatakan bahwa mereka telah melihat pasangan berusaha membaca omongan lewat gerakan bibir.

Sebanyak 47 persen dari mereka mengakui bahwa pasangan bergumam dan keduanya mengindikasikan gangguan pendengaran. Hal ini membuat Audiolog Pendengaran Scrivens, Kirran Saimbi angkat bicara. Menurutnya pendengaran selektif ini bisa menjadi tanda gangguan pendengaran karena berhubungan dengan demensia.

Pasangan Berantem

“Sebagian besar manusia akan mengalami pendengaran selektif dan ini bisa menjadi tanda gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran dapat menyebabkan isolasi, depresi dan ada bukti hubungan dengan demensia. Perubahan dalam pendengaran seringkali sangat halus dan terjadi seiring waktu sehingga sulit untuk memperhatikan dampaknya terhadap orang yang ada di sekitar kita. Oleh sebab itu pemeriksaan pendengaran teratur sangat penting dilakukan,” terang Kirran.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini